Minggu, 21 Jun 2026 06:02 WIB

Kematian Siswa PSHT di Kediri Masih Misterius, Polisi Sudah Periksa 20 Saksi

Kapolres Kediri Kota AKBP Teddy Chandra. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Kapolres Kediri Kota AKBP Teddy Chandra. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kematian Andan Wisnu Pradana (19), siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Komisiariat Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri masih misterius.

Tim khusus bentukan Polres Kediri Kota di back up Polda Jawa Timur hingga saat ini terus berupaya melakukan penyelidikan untuk mengungkap kematian siswa PSHT Komisariat UNP Kediri itu.

Baca Juga: Kota Kediri Deklarasikan Aman Suro 2026, 900 Personel Disiagakan

Sejauh ini, tim telah memeriksa 20 orang saksi.

Kapolres Kediri Kota AKBP Teddy Chandra menjelaskan, ada beberapa kendala yang memang menyulitkan petugas untuk mengungkap kasus tersebut.

Namun demikian, tidak menjadi hal pokok baginya karena petugas hingga saat ini masih terus berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkap kasus ini.

"Kita di back up Polda Jatim untuk mengungkap kasus tersebut. Ini bentuk keseriusan kami," kata Kapolres Kediri Kota AKBP Teddy Chandra usai pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2023-2024, Selasa (17/10/2023).

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

AKBP Teddy Chandra menyebut, sejauh ini mereka sudah melaksanakan gelar perkara di Polda Jatim dipimpin langsung oleh Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum).

Selain itu, mereka juga sudah memeriksa hampir 20 saksi. Oleh karenanya, dirinya berharap agar kasus tersebut segera ada titik terang.

"Hal itu sudah menjadi atensi dan prioritas bagi kami untuk mengungkap pelakunya. Mohon doanya semoga bisa terungkap," tandasnya.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Sebelumnya, peristiwa penganiayaan ini terjadi di jalan Inspeksi Brantas, Mojoroto Kota Kediri pada Rabu (4/10/2023) dini hari. Awalnya, korban bersama sejumlah saksi mengunjungi lokasi di dekat Jembatan Brawijaya Kota Kediri. Di sana korban bertemu orang tak dikenal dan terjadilah gesekan. Mulai dari tatapan mata hingga ada komunikasi verbal dan menimbulkan penganiayaan.

Berdasarkan hasil visum, korban mengalami luka-luka pada bagian kepala hingga pendarahan. Sempat koma selama dua hari di rumah sakit, korban akhirnya meninggal dunia.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.