Rabu, 17 Jun 2026 18:38 WIB

Berkah Kemarau Panjang, Petani Tembakau di Sampang Hasilkan Kualitas Super

Tembakau kualitas super di Sampang. (Foto: Ipul for jatimnow.com)
Tembakau kualitas super di Sampang. (Foto: Ipul for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kondisi musim kemarau ekstrem dengan waktu yang panjang dikeluhkan sejumlah masyarakat. Namun hal itu berbeda bagi petani tembakau di Kabupaten Sampang.

Sejumlah petani tembakau di Kabupaten Sampang justru mengaku gembira dengan kemarau yang panjang. Sebab, mereka bisa menghasilkan daun tembakau dengan kualitas super.

Baca Juga: PTPN I Regional 5 Gandakan Lahan Tembakau Klaten, Bangun 38 Sumur Bor

Hal itu diungkapkan salah satu petani tembakau, Fadzil (35) yang berasal dari Kecamatan Torjun, Sampang. Musim panen tahun ini dirinya bisa menghasilkan tembakau kualitas super.

"Alhamdulillah teriknya matahari ini membuat daun tembakau memiliki kualitas super. Karena panas tersebut menghasilkan aroma yang lebih kuat dan getahnya semakin pekat," ujarnya, Kamis (12/10/2023).

Ia juga mengatakan, dampak panas itulah yang membuat daun tembakaunya bisa memiliki bobot dan kualitas yang lebih baik. Bahkan, panasnya terik matahari juga mempersingkat waktu penjemuran.

Di musim panen tahun ini, dirinya juga berhasil mendapatkan 3 kuintal daun tembakau. Ratusan kilogram daun tersebut juga langsung ia rajang dan dijemur.

Baca Juga: Optimis Menanam, Petani Bondowoso Minta Perlindungan Regulasi Tembakau

"Sudah dapat 300 kilogram daun dan langsung kita proses," imbuhnya.

Ia mengatakan, dalam proses penjemuran dirinya juga sangat dibantu oleh panas matahari. Bahkan, proses penjemuran yang biasanya memakan waktu sebanyak 3-5 hari, saat ini bisa lebih singkat.

"Dengan panas yang sekarang ini, kita jemur 2-3 hari sudah bisa diangkat dan keringnya sudah merata," jelasnya.

Baca Juga: Petani Tembakau Terhimpit, Gus Lilur Dorong Industri dari Bawah

Singkatnya waktu penjemuran itu juga sangat berdampak pada proses penjualan. Kini dirinya bisa segera menjual tembakau kualitas supernya pada pengepul ataupun pabrikan.

"Untuk harga saat ini juga lumayan bagus. Per kilonya mencapai Rp60 ribuan lebih," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.