Minggu, 21 Jun 2026 01:33 WIB

Perupa di Tulungagung Gelar Pameran Lukisan Cekli, Indah Tak Harus Besar

Karya-karysa yang dipamerkan di Cekli. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Karya-karysa yang dipamerkan di Cekli. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Empat perupa di Kabupaten Tulungagung menggelar pameran lukisan bertajuk Cekli di Gryo Semar Mesem. Keempat seniman ini adalah Adhitya Kreshna, Sigit, Rudy Susanto dan Agus Darianto.

Mereka memamerkan karya lukisan berukuran 30 X 30 cm. Tema Cekli sengaja dipilih untuk menggambarkan sesuatu yang kecil dan indah. Para perupa ini ingin menunjukkan bahwa untuk menampilkan sebuah karya yang indah tidak memerlukan kanvas berukuran besar.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Adhitya Kreshna mengatakan, sesuai tema perupa diharuskan menampilkan karya lukisan dalam ukuran 30 x 30 cm. Setiap perupa memiliki karakter lukisan yang berbeda. Diantaranya dekoratif realis, ekspresionis dan surealis dekoratif. Total sebanyak 36 karya lukisan yang dipamerkan dalam kegiatan ini.

"Setiap kita memiliki karakter lukisan yang berbeda, setiap perupa mengirimkan 8 karya lukisan," ujarnya, Rabu (11/10/2023).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Tak sekadar memamerkan karya, para perupa ini juga ingin menerapkan konsep pameran yang sebenarnya. Mereka melalui proses kuratorial yang ketat. Selain itu perupa ini juga mengundang seniman lain untuk penulisan. Proses persiapan pameran ini membutuhkan waktu hingga 3 bulan. Selama kurun waktu tersebut kurator selalu mendampingi mereka dalam berkarya.

"Kami ingin mengelola pameran yang sesuai, ada proses kuratorial, pendampingan dan penulisan tentang pameran ini," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Melalui pameran tersebut, para perupa ingin menyampaikan lukisan yang berukuran kecil tak kalah indah dengan lukisan ukuran besar. Mereka tertantang untuk menampilkan keindahan karya lukis dalam media kanvas ukuran kecil. Menurutnya tidak perlu media besar untuk menampilkan keindahan.

"Arti Cekli sendiri kecil, indah dan menarik, kami ingin menampilan karya yang indah dalam ukuran kecil," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.