Jumat, 19 Jun 2026 01:37 WIB

Ijin Dianggap Belum Lengkap, Mie Gacoan Urip Sumoharjo Kediri Ditutup Sementara

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 03 Okt 2023 16:26 WIB
Penutupan Mie Gacoan Urip Sumoharjo Kota Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Penutupan Mie Gacoan Urip Sumoharjo Kota Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Mie Gacoan di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Kediri, ditutup sementara oleh pemerintah daerah setempat, melalui Satpol PP dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Selasa (3/9/2023).

Alasan penutupan sementara ini masih sama seperti yang dilakukan pada gerai di PK Bangsa, Rabu (27/9/2023) lalu, oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, yakni terkait kelengkapan ijin. Untuk gerai Urip Sumoharjo ini, syarat perijinan yang dinilai belum lengkap adalah sertifikat layak fungsi (SLF).

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

"Kita menyampaikan ke manajemen untuk menutup sementara sampai SLF dipenuhi dan apa yang menjadi temuan kami di lapangan dipenuhi," kata Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kota Kediri, Agus Dwiratmoko, Selasa (3/9/2023).

Sementara itu, Penata Perijinan Ahli Madya DPMTSP Kota Kediri, Ridwan Ismawan, mengungkapkan gerai Mie Gacoan Urip Sumoharjo merupakan sektor usaha dengan resiko menengah rendah.

Karena itu, setidaknya perlu empat perijinan yang harus dilengkapi untuk bisa beroperasi, di antaranya LSF, PBG, K3PR dan Persetujuan Lingkungan. Ridwan menuturkan, penutupan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan tim teknis.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

"Belum melengkapi SLF, layak fungsi dari bangunan itu seperti apa, IPAL seperti apa. Itu kan yang kita tunggu untuk dilengkapi dan diperbaiki. Penutupan sampai pihak Mie Gacoan memenuhi ijin IPAL ke DLHKP dan SLG ke PUPR," tambah Ridwan.

Namun pihak Mie Gacoan sendiri menyayangkan penutupan sementara ini. Endhy B.P, manajemen Mie Gacoan pusat mengklaim bahwa ijin mereka sudah lengkap.

“Kita sendiri merasa keberatan dikarenakan perizinan kita sudah lengkap. Secara operasional kita sudah lengkap. PBG kita juga sudah ada. Permasalahan ini sebenarnya sudah bisa clear," tegas Endhy B.P.

Baca Juga: DLHKP Kota Kediri Cek Armada Operasional, Pastikan Layanan Tetap Optimal

Masih, katanya, di satu sisi, patut disayangkan juga bahwa dikatakan adanya luberan air limbah ke jalan.

"Kalau kita ketahui sendiri, di kanan kirinya memang saluran terhambat atau kurang lancar. Kita sudah ada pembicaraan dengan Pemkot Kediri untuk ke depannya seperti apa," jelas Endhy.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.