Minggu, 14 Jun 2026 13:59 WIB

Dua WNA Ilegal Ditangkap di Madura, Punya KTP Bangkalan

Dua warga negara asing saat diamankan petugas. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Dua warga negara asing saat diamankan petugas. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dua warga negara asing (WNA) asal Myanmar dan Bangladesh diamankan petugas Imigrasi Pamekasan. Keduanya diamankan setelah terbukti masuk ke Indonesia secara ilegal.

Selama tinggal di Madura, keduanya memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Salah satu WNA juga nekat menikahi warga Sampang agar memiliki tempat tinggal di Indonesia.

Baca Juga: Misteri Kematian WNA India di Detensi Surabaya, Sempat Overstay 8 Bulan

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan Imam Bahri mengatakan dua WNA tersebut melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2016 tentang Keimigrasian.

"Kami memiliki kewenangan untuk mengawasi dan menindak tegas siapapun yang melanggar aturan tersebut termasuk pada dua WNA ini," ujarnya, Sabtu (30/9/2023).

Ia mengatakan, para WNA tersebut yakni berinisial MHA (36) warga Myanmar yang kini memiliki KTP Bangkalan bernama Ismail itu juga bekerja di salah satu rumah makan milik warga Bangkalan. Diduga ia merupakan pengungsi Rohingya yang masuk ke Indonesia.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

"Untuk yang dari Myanmar itu setelah kami telusuri sudah 11 tahun ada di Indonesia," jelasnya.

Sedangkan WNA lainnya berinisial MAH warga Bangladesh yang memiliki istri di Sampang. Ia diamankan setelah petugas curiga pada MAH yang tidak bisa diajak bicara saat wawancara ketika MAH hendak membuat paspor WNI.

Baca Juga: Berikut Nama Sopir Mobil yang Terlibat Kecelakaan di Jalur Bromo Probolinggo

Kini keduanya sudah diamankan petugas dan sedang diproses. Rencananya, dua WNA ini akan segera di deportasi ke masing-masing negara asalnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.