Rabu, 17 Jun 2026 10:05 WIB

Bayi Dibuang di Warung Mie Ayam Bangkalan, dengan Secarik Kertas Bertuliskan...

Bayi laki-laki yang ditinggalkan begitu saja di warung mie ayam. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Bayi laki-laki yang ditinggalkan begitu saja di warung mie ayam. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Nasib malang dialami bayi laki-laki yang diduga dibuang orang tuanya di sebuah warung mie ayam di Desa Langkap Kecamatan Burneh Bangkalan. Bayi yang baru lahir itu dimasukkan ke dalam sebuah kardus bersama secarik kertas.

Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Risna Wijayati mengatakan bayi tersebut ditemukan warga pada (26/9/2023) malam di sebuah warung mie ayam yang sudah tutup.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

"Ditemukan oleh warga. Jadi bayi itu menangis, lalu warga mencari sumber suara ternyata ada bayi di warung mie ayam," ujarnya, Jumat (29/9).

Ia mengatakan, di dalam kardus tersebut, terdapat bayi laki-laki dengan secarik kertas yang ditinggalkan oleh seseorang. Dalam kertas tersebut, tertulis tanggal lahir dan juga nama bayi tersebut.

Baca Juga: Bayi yang Ditemukan di Tulungagung Kini Berstatus Anak Negara

"Ada tulisan tangan berisi tanggal dan nama bayinya. Mungkin pembuang bayi ingin jika bayinya diberi nama itu," jelasnya.

Ia mengatakan, bayi tersebut diduga merupakan milik warga di luar Desa Langkap. Pasalnya, di desa itu tidak terdapat ibu hamil yang melahirkan. Sehingga kuat dugaan bayi dari luar yang sengaja dibuang di tempat itu.

Baca Juga: Penemuan Bayi di Pinggir Sawah Gegerkan Warga Ngasem Kediri, Begini Kondisinya

"Kami masih mendalami, namun dugaan sementara bukan dari warga sini karena gak ada yang melahirkan di hari itu," pungkasnya.

Kini bayi malang tersebut dibawa ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan. Kondisi bayi juga cukup sehat dan aktif. Polisi juga saat ini melakukan penyelidikan dengan mengecek di seluruh tempat bersalin yang ada di Bangkalan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.