Kamis, 11 Jun 2026 02:22 WIB

Ini Serba-serbi Memelihara Ikan Koi untuk Penghobi dan Pemula

Rahman Adi di tepi kolam ikannya. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com
Rahman Adi di tepi kolam ikannya. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com

jatimnow.com - Pengusaha muda asal Taman, Kabupaten Sidoarjo, Rahman Adi Wijaya (38) ini telah memelihara ikan koi selama 6 tahun terakhir ini. Tak hanya sekedar hobi, namun aktivitas ini, diakui Rahman Adi, berdampak pada ketenangan jiwa.

Rahman Adi pun menguraikan serba serbi memelihara ikan koi yang dilakoninya sejak 2017.

Baca Juga: Permintaan Pasar Tinggi, Peluang Usaha Ternak Puyuh di Probolinggo Masih Terbuka

"Saya memelihara ikan koi sejak 2017. Awalnya, saya bikin kolam 2,5 meter x 2,5 meter, di rumah. Kemudian ikan bertambah, saya membuat buat kolam 6 x 4 meter dan 6 x 3,5 meter di tempat lain. Jadi sekarang ada 4 kolam, 1 kolam di rumah, 3 kolam di sini," tuturnya, saat ditemui di tepi kolam koi miliknya, Minggu (24/9/2022)

Ikan koi yang ia pelihara sebagian besar impor dan lokal, mulai jenis gosanke, kohaku, sanke dan showa. Sebagian besar ikan itu ia dibelinya, sejak ikan masih kecil dengan harga jutaan per ekor.

Rahman menuturkan, dalam memelihara ikan koi, hal yang perlu diperhatikan adalah mengenai filterisasi.

"Memelihara ikan koi impor maupun lokal, yang paling utama yang harus dilakukan adalah merawat dan menjaga sirkulasi air pada kolam, meskipun diukur dengan menggunakan tangan," tuturnya.

Rahman menjelaskan, adanya racun seperti amoniak, nitrit, nitrat ini harus dihindari.

Baca Juga: Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Raih Gelar Sarjana, Janji Benahi Birokrasi

"Sebenarnya tidak pakai alat ukur bisa, namun tinggal dilihat kualitas airnya pakai tangan, agak kental airnya atau berbusa. Kalau sudah begitu, harus segera dibersihkan, difilter dan lekas dikasih lagi bakteri starter. Karena kalau banyak buang air untuk bersih-bersih, bakteri juga akan terbuang," jelasnya.

Dua jenis filter yang harus dijaga dalam perawatan ikan koi dalam kolam, menurut Rahman, yaitu filter mekanik untuk menyaring kotoran-kotoran kasar dan filter biologis agar air kembali ke kolam dengan kandungan amoniak 0%. Air berbalik dengan kualitas sudah bagus kembali, karena menggunakan sistem berputar pada kolam.

"Minimal 3 bulan sekali filter mekanik harus dibersihkan terutama kalau sering kasih makan yang berpengaruh ke pertumbuhan ikan kalau mau cepat gede. Ini juga untuk menghindari penyakit kutu dan sejenisnya pada ikan koi. Makanya harus jaga kualitas air dengan sering merawat filter, karena kalau udah terjaga, penyakit-penyakit itu gak akan masuk di air," pungkasnya.

Tips merawat ikan koi bagi pemula, disampaikan Rahman, yaitu dengan mengatur pola makan yang sebanding dengan komposisi kapasitas filter berdasarkan ukuran tubuh ikan koi.

Baca Juga: Angin Kencang Robohkan Jaringan Listrik di Sidoarjo, Ini Langkah PLN

"Ikan koi dikasih makan berapapun pasti habis. Termasuk omnivora, dikasih semangka, ulat Hongkong, ulat Jerman. Tetapi harus diperhatikan komposisi filternya, 70% kolam 30% filterasinya. Apalagi komposisi filter biologinya juga harus dipehatikan," terangnya.

Maka Rahman menyarankan, berikan makan ikan, secukupnya dengan intensitas yang sering, namun perhatikan masalah filter dengan kontrol kadar amoniaknya, agar air tidak kontiminasi dengan racun.

Rahman berharap semakin banyak orang memiliki kegemaran memelihara ikan koi, bertukar pengalaman serta ilmu mengenai ikan koi disekitarnya, terutama di Sidoarjo.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.