Sabtu, 20 Jun 2026 21:08 WIB

Mobil Pikap Tabrak Karnaval di Malang, 1 Pelajar Meninggal Dunia dan 6 Orang Luka-luka

Tangkapan layar video yang beredar di media sosial. (Foto: Achmad Titan/jatimnow.com)
Tangkapan layar video yang beredar di media sosial. (Foto: Achmad Titan/jatimnow.com)

 

jatimnow.com - Sebuah mobil pikap menabrak barisan peserta karnaval di Jalan Raya Pasar Sayur, Dusun Kedungboto, Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang pada Minggu (24/9/2023) malam.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Akibat kejadian tersebut, 1 orang meninggal dunia dan 6 lainnya mengalami luka-luka.

Saksi mata, Sianah (50) mengatakan, awalnya ia mendengar suara mesin cukup keras, tiba-tiba mobil pikap warna putih menabrak barisan karnaval.

"Mobil itu melaju dengan cepat dan menabrak barisan karnaval di depannya. Infonya mobil yang menabrak merupakan mobil yang membawa konsumsi peserta karnaval rombongan tersebut," jelasnya, Senin (25/9/2023).

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Malang, AKP Agnis Juwita Manurung membenarkan adanya kejadian mobil menabrak barisan karnaval.

"Ya benar, kejadian pada Minggu sekitar pukul 19.00 Wib. Setelah peristiwa tersebut kegiatan karnaval langsung dihentikan pada pukul 23.30 Wib," katanya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Kronologis peristiwa bermula saat mobil pikap Daihatsu Grand Max warna putih nopol N 8969 BE dikemudikan oleh Ustadi (63). Mobil tiba-tiba melaju cepat ke arah depan.

"Pengemudi tidak bisa menguasai kendaraan dan menabrak barisan. Perkiraan pengemudi ceroboh menginjak pedal gas. Kemudian warga pun langsung mengamankan sopir serta membawa para korban ke Puskesmas terdekat," tuturnya.

Diketahui korban meninggal dunia bernama Renita Sintyasari (15) pelajar SMP warga Dusun Kedungboto. Ia meninggal saat dibawa ke Puskesmas Tumpang.

"Korban mengalami luka bagian kepala, saat dibawa ke Puskesmas korban tidak tertolong," Katanya.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Selain itu, korban luka-luka bernama Fatma (20) mengalami luka bagian hidung, mulut, dan telapak kaki, sekarang dirawat di RSSA Malang. Lalu, Rila Dwi (24) warga Dusun Kedungboto luka patah tulang dirawat di RS Sumber Sentosa Tumpang.

Kemudian, Andini (4) warga Dusun Kedungboto telinganya mengeluarkan darah dan dirawat di RSSA Malang. Lalu, Andri (21) benjol di kepala dan dirawat di RSSA Malang. Serta, Azril (5) warga Kedungboto mengalami luka kepala dirawat di RSSA Malang.

"Sekarang petugas Satlantas Polres Malang sudah mengamankan sopir dan meminta keterangan ke beberapa saksi kejadian," tutupnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.