Senin, 22 Jun 2026 19:40 WIB

Ponorogo Rikolo Semono: Event Tanpa APBD yang Meriah dan Berkah Bagi Ekonomi Lokal

Pembukaan Ponorogo Rikolo Semono (Foto: Kominfo Ponorogo/jatimnow.com))
Pembukaan Ponorogo Rikolo Semono (Foto: Kominfo Ponorogo/jatimnow.com))

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kembali menggelar event Ponorogo. Adalah Ponorogo Rikolo Semono, yang menghadirkan romantisme masa lalu tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Ponorogo.

Acara ini dimulai dengan sholawatan bersama Habib Abdul Qodir pada Kamis (21/9/2023) malam. Ribuan warga pun turut hadir dalam acara yang juga menyambut Maulid Nabi.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menegaskan bahwa meskipun tanpa anggaran APBD, event Ponorogo Rikolo Semono tetap meriah dan berhasil menarik ribuan warga bumi reog yang berkumpul di alun-alun Ponorogo.

“Event ini memiliki tujuan untuk menggerakkan ekonomi lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut,” ungkap Kang Giri, sapaan akrab Sugiri Sancoko.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan acara seperti ini dapat menciptakan "kipas angin" bagi perekonomian, di mana orang datang untuk berbelanja, berjualan, makan, dan minum kopi.

“Semua ini berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut,” kata orang nomor satu di bumi reog ini.

Baca Juga: Tak Lagi Pakai Tenaga, Pebecak di Ponorogo Tersenyum Dapat Becak Listrik dari Prabowo

Kang Giri menggambarkan acara ini sebagai sebuah peringatan terhadap masa lalu, mengingatkan masa-masa ketika Ponorogo memiliki hiburan tradisional seperti ketoprak, penjual kopi gendong, soto tenda abang, dan berbagai hiburan menarik lainnya.

Dia juga menjelaskan bahwa event ini merupakan embrio yang akan berkembang lebih besar. “di mana rencananya akan diperluas ke area sekitar makam Batoro Katong Kota Lama,” tegasnya.

Semua ini, katanya, dapat dilakukan tanpa harus mengandalkan APBD. Pemkab Ponorogo yakin bahwa acara seperti ini tidak hanya meriah tetapi juga memberikan dorongan ekonomi bagi daerah tersebut.

Baca Juga: Resmikan Air Frezz, Plt Bupati Ponorogo Tekankan Pentingnya Air Minum Bersertifikat

Kang Giri mengatakan bahwa meskipun angka pasti dari pertumbuhan ekonomi sulit dihitung, dia yakin bahwa ada pertumbuhan ekonomi yang signifikan karena adanya acara ini.

Dengan demikian, Ponorogo Rikolo Semono bukan hanya merupakan acara meriah yang menghadirkan romantisme masa lalu, tetapi juga membawa berkah bagi ekonomi lokal. (Adv)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.