Minggu, 21 Jun 2026 01:37 WIB

Tersinggung Disoraki saat Jatuh, Pemotor Ugal-ugalan Hajar Pengunjung Warkop di Tulungagung

Dua tersangka penganiaya saat hendak masuk tahanan. (Foto: Polres Tulungagung)
Dua tersangka penganiaya saat hendak masuk tahanan. (Foto: Polres Tulungagung)

jatimnow.com - Tiga pemuda di Kabupaten Tulungagung terpaksa berurusan dengan polisi karena melakukan penganiayaan yang dipicu hal sepele. Pelaku yang berboncengan tiga jatuh dari motor dan disoraki oleh korban.

Ketiga tersangka warga Tulungagung itu NRA (25), DKM (23) dan RRP (19). Korbannya MRM (20) dan AH (17).

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mujiatno mengatakan peristiwa ini terjadi di sebuah warung kopi di Desa Panggungrejo, Kecamatan Kauman sekitar pukul 01.00 WIB.

Saat itu tersangka NRA sedang naik motor secara ugal-ugalan. Tersangka menggeber knalpot motornya sehingga menimbulkan suara bising. Saat berkendara tersebut tersangka terjatuh dan disoraki oleh korban.

"Tersangka mengendarai motor dan menggeber knalpotnya, lalu terjatuh dan diteriaki korban," ujarnya, Sabtu (16/9/2023).

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Tersinggung dengan kejadian tersebut, NRA lalu mengajak dua tersangka lain mendatangi korban. Mereka lalu menganiaya korban sehingga mengalami luka-luka. Korban yang tidak terima lantas melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.

"Polisi menerima laporan ini dan melakukan penyelidikan serta mengamankan pelaku," tuturnya.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

Dalam kasus ini polisi menahan dua tersangka berinisial NRA dan DKM. Sedangkan satu tersangka lain yakni RRP tidak dilakukan penahanan. Hal ini dikarenakan saat kejadian korban berinisial AH yang dianiaya RPP hanya mengalami luka ringan saja Meskipun begitu polisi memastikan berkas tersangka RPP tetap akan dilimpahkan ke kejaksaan.

"Untuk tersangka RPP kita kenakan wajib lapor namun kasus tetap akan berlanjut sesuai dengan prosedur," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.