Jumat, 19 Jun 2026 12:18 WIB

KPK Geledah Dinas Perkim Lamongan saat Agenda MCP di Pendopo Lokatantra, Lho?

Petugas KPK mengangkut koper dan ransel dari dalam kantor Dinas Perkim Lamongan ke mobil. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Petugas KPK mengangkut koper dan ransel dari dalam kantor Dinas Perkim Lamongan ke mobil. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Lamongan bersamaan dengan agenda Monitoring Capaian dan Evaluasi Capaian Pencegahan Korupsi (MCP) di Pendopo Lokatantra.

Sebelumnya, KPK tampak melakukan penggeledahan di Dinas Perkim Lamongan, saat acara MCP digelar.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Lamongan, Hamdani Azhar menyebut, MCP KPK RI dilakukan di pendopo dengan peserta seluruh dinas terkait.

"Dari acara MCP KPK RI, seputar monitoring dan evaluasi biasa. Pesertanya seluruh kepala dinas," kata Hamdani, Rabu (13/9).

Ia menyiratkan keheranan karena penjagaan rombongan dan penggeledahan tidak masuk dalam agenda MCP.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Pemkab Lamongan soal penggeledahan di Dinas Perkim dan kedatangan di Rumdin Bupati Lamongan di Jalan A Yani.

Saat berusaha dikonfirmasi, Kepala Dinas Perkim Edy Yunan Achmadi menghindari pewarta di lokasi. Menurut petugas jaga, Edy sudah keluar kantor melalui pintu samping.

"Pak Kadis sudah keluar melalui pintu samping. Bu, sek ke Surabaya (Masih ke Surabaya). Nggak ada orang di kantor," kata petugas jaga.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Beredar kabar, lawatan KPK ke Lamongan terkait pembangunan gedung pemkab di Jalan Basuki Rahmad. Gedung tersebut dibangun di masa pemerintahan Alm Bupati Fadeli sekitar 2018 dan selesai pada 2020 lalu.

 

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.