Kamis, 18 Jun 2026 11:42 WIB

Tertinggi di Jatim, Pemkab Tulungagung Beri Jaminan Sosial pada 27.500 Pekerja Rentan

Pemkab Tulungagung saat memberikan program perlindungan jaminan sosial bagi kelompok pekerja rentan. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Pemkab Tulungagung saat memberikan program perlindungan jaminan sosial bagi kelompok pekerja rentan. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan ribu warga Tulungagung yang masuk dalam kategori kelompok pekerja rentan mendapatkan kepastian jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Biaya premi mereka ditanggung oleh Pemkab setempat selama setahun.

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengatakan, tahun ini sebanyak 27.500 warga yang masuk dalam kelompok pekerja rentan menjadi peserta dalam program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Para warga ini bekerja sebagai driver ojek online, petani, pedagang sayur, nelayan dan sektor swasta lainnya.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Program ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab terhadap upaya perlindungan pekerja di sektor swasta.

"Kita tahu jumlah pekerja rentan di Tulungagung sangat tinggi, mereka juga perlu mendapatkan perlindungan dan jaminan sosial lainnya," ujarnya, Selasa (12/04/2023).

Program ini juga sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal ini terbukti saat dua peserta program yang meninggal dunia dan mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan. Padahal mereka baru terdaftar sebagai peserta dalam dua hari.

Pihak Pemkab sendiri bertekad akan terus melanjutkan program ini dengan mengalokasikan anggaran di APBD dan DBHCHT setiap tahunnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Tahun ini untuk mencover 27.500 pekerja rentan kita alokasikan Rp10 milliar, sumber dana campuran dari APBD dan DBHCHT," tuturnya.

Sementara itu, Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Hadi Purnomo mengapresiasi langkah Pemkab Tulungagung terkait program ini.

Sesuai dengan peraturan, perlindungan bagi kelompok pekerja rentan juga harus dilakukan oleh pemerintah setempat. Mereka diharapkan dapat mencover jaminan sosial bagi kelompok ini.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Tulungagung sendiri menjadi peringkat pertama dalam hal jumlah kelompok pekerja rentan yang tercover.

"Karena ini adalah implementasi instruksi presiden. Sebelumnya Pemkab Tulungagung sudah melindungi RT/RW. Dan semoga nanti lebih banyak lagi pekerja rentan yang dilindungi. Tulungagung luar biasa, Tulungagung jadi contoh untuk daerah lain," pungkasnya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.