Jumat, 19 Jun 2026 16:54 WIB

Ponpes Darul Fiqhi Lamongan Angkat Bicara Soal Dugaan Keracunan Massal

Pengasuh ponpes didampingi Dinkes dan polisi setempat menjelaskan hasil laboratorium dan kronologis kejadian. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Pengasuh ponpes didampingi Dinkes dan polisi setempat menjelaskan hasil laboratorium dan kronologis kejadian. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pengasuh Pondok Pesantren Darul Fiqhi Desa Rejosari, Kecamatan Deket, Lamongan angkat bicara soal dugaan keracunan massal yang menimpa 49 santri pada Sabtu (9/9/2023).

Kebanyakan dari mereka mengalami gejala yang hampir sama yakni nyeri perut, batuk, dan nyeri tenggorokan.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Oleh Dinas Kesehatan setempat, kejadian ini masih diselidiki dan menetapkan insiden tersebut sebagai kejadian luar biasa.

Pengasuh Ponpes, Kh. Abdul Muadzim menceritakan bahwa kejadian tersebut menimpa mayoritas santriwati. Sehingga menyimpulkan bahwa tidak ada keracunan makanan dari Ponpes karena santri laki-laki tidak mengalami gejala apapun.

"Kejadian ini awal diketahui Sabtu pagi, 10 santri putri sakit secara bersamaan dan dirujuk ke RS Soegiri dan Puskesmas Deket. Kemudian disusul santriwati yang lain. Semua berjumlah 49 santri putri dan 1 santri laki-laki," katanya, Senin (11/9/2023).

Dalam hal ini, Dinkes Lamongan tidak mendapati indikasi keracunan lantaran kurangnya bukti sampel makanan yang sudah tidak ada. Ia juga mengasumsikan bila pada hari sebelum kejadian, tepatnya hari Jumat santriwati mendapat banyak kunjungan dari orang tua wali.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Hari Jumat tanggal 8 bertepatan kunjungan wali murid. Bisa jadi konsumsi makanan dari luar. Saat itu sudah banyak sakit batuk-batuk," kata Sub Koordinator Survei Lans dan Imunisasi Dinkes Lamongan, Maratus Sholihah.

Menurut data yang diuraikan dokter, bila para santri ini kebanyakan menderita gastrisit atau maag akut yang dipicu asam lambung. Kecenderungan ini terjadi karena stres, cemas, atau panik.

"Karena melihat temannya sakit terus ikut sakit pula, bisa juga karena panik mendekati ujian, banyak faktor. Tapi kalau hasil laboratorium tidak menunjukan adanya keracunan," beber dokter yang menangani dugaan keracunan massal, Dr. Hadi Sumarto.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Dari data yang dihimpun Dinkes Lamongan, sebagian besar santri kondisinya sudah membaik dan dipulangkan. 18 santri dirawat di Puskesmas Deket, 2 orang di RSI Lamongan, dan 26 orang di RS dr. Soegiri Lamongan.

"Ponpes Darul Fiqhi memohon do' a dan support untuk kesembuhan para santri yang saat ini masih menjalani pemulihan baik yang di rumah sakit maupun yang berada di rumah," tutup Pengasuh Ponpes.

Untuk tindak lanjut, Dinkes juga bakal terus mencari tahu pasti penyebab utama sakit massal yang dialami santri Darul Fiqhi dengan mencoba mengambil sampel air.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.