Sabtu, 20 Jun 2026 14:11 WIB

Tugu Silat Pagar Nusa di Tulungagung Batal Dirobohkan, Apa Alasannya?

Tugu perguruan silat di Desa Nglampir yang tidak jadi dirobohkan. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Tugu perguruan silat di Desa Nglampir yang tidak jadi dirobohkan. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Rencana penertiban tugu perguruan silat Paga Nusa di Desa Nglampir, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung batal terlaksana.

Sebelumnya para anggota perguruan silat serta pemuda di desa tersebut sepakat akan merobohkan tugu ini. Namun mereka berubah pikiran dan meminta tugu dialihfungsikan saja menjadi tugu Pancasila. Mereka juga meminta waktu sepekan untuk mendiskusikan hal ini kembali.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kepala Desa Nglampir, Subandi mengatakan dalam beberapa pertemuan sebelumnya mereka telah menyepakati untuk merobohkan tugu yang dibangun pada tahun 2014 lalu. Pihak desa juga sepakat memberi kompensasi berupa bangunan padepokan.

"Kita lalu melaporkan ke kepolisan terkait hal ini, rencananya hari ini akan dilakukan pembongkaran," ujarnya, Senin (11/9/2023).

Subandi menduga perubahan sikap anggota perguruan silat ini karena ada pengaruh dari orang luar desa.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Tadi sebenarnya sudah siap tapi ternyata mereka berubah pikiran dan meminta waktu seminggu untuk membahas hal ini," tuturnya.

Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Tulungagung, AKP Huwahila Wahyun Yuha menerangkan hingga saat ini sudah terdapat 7 tugu perguruan silat yang sudah ditertibkan.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Proses penertiban ini dilakukan oleh anggota perguruan silat tersebut. Total terdapat 45 tugu perguruan silat yang berada di lahan umum. Tugu tersebut menjadi sasaran penertiban.

"Sebenarnya total tugu ada 112 buah namun setelah diidentifikasi ternyata mayoritas berada di lahan pribadi," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.