Jumat, 19 Jun 2026 06:24 WIB

Fakta Kemenangan Persela Lamongan Lawan Persijap: Hilangkan Kutukan?

Bek asing Persela Lamongan, Jhonatan David saat merayakan gol perdananya di Liga Indonesia. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Bek asing Persela Lamongan, Jhonatan David saat merayakan gol perdananya di Liga Indonesia. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ada fakta menarik di balik kemenangan Persela Lamongan atas Persijap Jepara dengan skor 2-0 pada laga pembuka Liga 2 2023/2024.

Rupanya, kemenangan ini mematahkan kutukan tersendiri bagi tim yang berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut. Selama 10 tahun terakhir Persela Lamongan selalu kesulitan saat menjalani laga pembuka bahkan nyaris selalu kalah.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Di bawah tangan dingin seorang coach Djajang Nurdjaman, Persela Lamongan mampu mematahkan kutukan tersebut. Hasil 2-0 yang didapat menjadi kemenangan istimewa bagi publik Lamongan.

"Puji syukur kehadiran Allah SWT, pada laga pembuka kami bisa memenangkan pertandingan. Ada anekdot bahwa selama sekian tahun Persela selalu kesulitan pada laga pembuka," kata Djanur saat Presscon usai pertandingan, Minggu (10/9/2023).

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Meski mendapat hasil positif Djanur mengaku belum puas lantaran menurut pengamatannya, Persela dengan kedalaman skuad yang saat ini dimiliki harusnya mampu tampil lebih baik.

"Sebenarnya Persela mampu lebih, tapi dari sisi organisasi permainan dan disiplin dalam bertahan anak-anak sudah bagus. Syukur," katanya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Dalam pertandingan tersebut, Djanur memuji penampilan bek asing Jhonatan David dimana ia mampu menyumbang gol kedua Persela melalui sundulan keras pada menit 54.

"Pada laga pertandingan pertamanya dan bermain di Liga Indonesia, penampilannya (Jhonatan Davin) cukup menjanjikan. Saya yakin di laga depan doakan akan bisa lebih baik, kata Djanur.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.