Selasa, 16 Jun 2026 04:00 WIB

Anggaran Insentif Guru Ngaji dan Madin Dihapus, Ini Upaya DPRD Bangkalan

Ketua Komisi D DPRD Bangkalan, Nurhasan. (Foto: Yisa for jatimnow.com)
Ketua Komisi D DPRD Bangkalan, Nurhasan. (Foto: Yisa for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Bangkalan menghapus anggaran guru ngaji dan Madin pada perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun 2023. Akibatnya, ribuan guru ngaji dan Madin yang setiap tiga bulan sekali menerima insentif dari Pemkab kini harus gigit jari.

Ketua Komisi D DPRD Bangkalan, Nurhasan mengatakan ada sebanyak 9.342 guru ngaji dan guru Madin yang menggantungkan harapan pada insentif tersebut.

Baca Juga: Soroti Pengadaan Mobil Dinas Baru, Mahasiswa di Probolinggo Gelar Unjuk Rasa

Ia menduga penghapusan anggaran itu dilakukan seiring dinonaktifkannya R Abdul Latif Amin Imron sebagai bupati.

"Pemberian insentif guru ngaji dan Madin ini kan salah satu visi misi Ra Latif dan pada faktanya ini sangat membantu para guru ngaji yang mayoritas warga tidak mampu," tuturnya, Sabtu (9/9/2023).

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Pihaknya juga menyayangkan upaya pemkab memangkas insentif tersebut. Terlebih, melalui anggaran tersebut ribuan guru Madin dan ngaji mendapatkan kepesertaan BPJS. Pihaknya juga berupaya akan melakukan audiensi memperjuangkan hal itu.

"Akan kami upayakan agar ini tidak di hapus. Meskipun tidak maksimal Rp22 miliar, minimal 1 kali pencairan 3 bulan harus dipenuhi," pungkasnya.

Baca Juga: Guru Ngaji Kini Bisa Daftar BPJS Ketenagakerjaan Lewat Ekosistem TPQ

Diketahui, ribuan guru ngaji dan guru Madin di Bangkalan tidak menerima insentif dari pemerintah sejak bulan Juli lalu.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.