Jumat, 12 Jun 2026 08:48 WIB

Musim Pernikahan, Pengerajin Mahar Kebanjiran Order

  • Penulis : CF Glorian
  • | Selasa, 28 Agu 2018 09:50 WIB
Eka Kusuma Wardhana
Eka Kusuma Wardhana

jatimnow.com - Musim pernikahan seperti sekarang ini, menjadi berkah bagi para pengerajin mahar pernikahan di Blitar. Berkah ini juga dirasakan Eka Kusuma Wardhana (30), warga Jln. Jawa 53B, Kelurahan Kecamatan Sananwetan.

Ibu satu anak ini meraup omset jutaan rupiah setelah usahanya membuat mahar dari uang begitu diminati oleh masyarakat. Ia mengaku, dalam sebulan bisa melayani pesanan mahar untuk 40 - 50 pengantin.

Baca Juga: Eks Terpidana Kasus Korupsi, Samanhudi Anwar Terpilih Ketua KONI Kota Blitar

"Iya sampai segitu (50 pesanan) mas. Kalau biasanya paling 20an pesenan yang kita kerjakan," kata Eka sambil menempelkan pernak-pernik di pigura, Senin (27/08/2018).

Besarnya ukuran pigura mahar yang digunakan bervariasi. Kebanyakan, para order dengan ukuran 12R dan 12R salon dengan model mahar dua dimensi. Terkadang ada juga pengantin yang memesan mahar dengan ukuran pigura 60x30 cm.

Eka memilih menggunakan uang kertas mainan sebagai mahar yang ditempel, meski terkadang ia menggunakan uang asli.

Sedangkan untuk koin di bawah nominal Rp. 50, ia menggunakan uang asli yang bekerjasama dengan kolektor uang lawas. Harga yang dipatok berkisar Rp.300 - Rp.500 ribu rupiah persatuannya.

"Sebenarnya bisa saja pakai uang asli. Tapi takut resiko. Kalau uang asli itu akan memuat selama tujuh tahun. Kalau uang mainan nanti bisa kita kasih semprotan anti gores. Uang asli ndak bisa. Paling cuma kita kasih plastik sebelum kita lem," ucap GTT di SDN Sawentar 2 ini.

Baca Juga: Mahasiswa UNU Blitar Gelar Aksi, Minta Dosen Pelaku Kekerasan Seksual Dipecat

Eka mengerjakan pesanan mahar ini bersama dengan adik perempuannya Richa Noviati Setyorini (26). Mereka berdua kompak mengerjakan pesanan mahar sejak tahun 2015 silam. Ide usaha ini dimulai ketika Eka kebingungan memberikan kado untuk temannya.

"Kok ternyata bagus terus tak postingan di facebook. Habis itu mungkin di share atau apa, yang pesen terus nambah," tutur ibu yang tinggal di Jln. Jawa 53B Kota Blitar ini.

Untuk membuat satu paket mahar, ia membutuhkan waktu sehari. Namun, untuk motif tertentu membutuhkan waktu hingga satu minggu. Selain melayani dua dimensi, ia juga pandai membuat mahar empat dimensi. Baginya, kesulitan membuat mahar ialah pesanan dengan bentuk siluet wajah pengantin.

"Kalau yang empat dimensi sekitar Rp500 sampai Rp700 ribu rupiah. Nah yang sulit itu bikin siluet wajah mempelainya. Saya punya temen bagian lukis siluet," pungkasnya.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

Reporter : CF Glorian

Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.