Kamis, 18 Jun 2026 23:14 WIB

Ribuan Warga Tulungagung Antre Sembako 5 Jam di Klenteng Tjoe Tik Kiong

Warga saat mengantre bantuan sembako di Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Warga saat mengantre bantuan sembako di Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ribuan warga di Kabupaten Tulungagung rela antre lama dan berdesak-desakan untuk mendapatkan paket sembako di Klenteng Tjoe Tik Kiong.

Ribuan paket sembako disiapkan panitia dalam ritual sembahyang Pho Touw. Sejumlah personel polisi dan TNI disiagakan, agar warga tertib dalam antrean. Mereka mendahulukan para Lansia serta yang membawa anak kecil dalam antrean ini.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Ketua Harian Klenteng Tjoe Tik Kiong, Singgih Santoso menjelaskan sembahyang ini merupakan ritual tahunan yang digelar oleh umat Tri Dharma setiap tanggal 15 bulan 7 tahun Imlek. Mereka percaya dalam bulan tersebut seluruh arwah manusia kembali turun ke Bumi.

"Sembahyang ini digelar untuk mendoakan para arwah yang turun ke bumi, selain itu juga mendoakan arwah yang sudah tidak mempunyai keluarga lagi," ujarnya, Minggu (3/9/2023).

Sebanyak 3000 paket sembako berisi beras, gula, minyak goreng dan mie instant disiapkan oleh panitia tahun ini.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Banyak warga yang ikut membawa balita dan anak kecil, membuat petugas harus kerja keras mengatur antrean.

"Semuanya pasti kebagian jadi tidak perlu berdesak desakan," imbuhnya.

Riana, warga Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung mengaku antre sejak pukul 09.00 WIB. Setelah berdesak-desakan 5 jam, Riana keluar dari area Klenteng Tjoe Tik Kiong sekitar pukul 14.00 WIB. 

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Lumayan bisa digunakan untuk kebutuhan sehari hari dan mengirit uang belanja," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.