Minggu, 14 Jun 2026 12:46 WIB

Bocah Cari Ikan di Sungai Brantas Malang Hilang Misterius

Pencarian korban. (Foto: Polres Malang)
Pencarian korban. (Foto: Polres Malang)

jatimnow.com - Faeza Zavier bocah berusia 6 tahun dilaporkan hilang saat bermain di pinggir Sungai Brantas, Dusun Padu, Desa Sukonolo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. 

Bocah asal Jalan Sanan Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang ini dilaporkan hilang pada pukul 14.30 WIB, Sabtu 2 September 2023.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Tim SAR bersama Polsek Bululawang dan warga setempat mulai kemarin terus melalukan upaya pencarian dengan menyisir sungai sampai pukul 02.00 WIB.

Kasi Humas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik mengatakan saat ini petugas tengah melakukan pencarian korban. Petugas juga sudah melakukan olah TKP di lokasi titik hilangnya korban.

"Pencarian sedang diupayakan, hasil dari olah TKP petugas menemukan beberapa pakaian korban yaitu kaos putih corak biru, celana pendek warna putih strip hitam, celana dalam warna merah, kaos, dan sandal japit warna hitam," katanya, Minggu (3/9/2023).

Selain itu petugas juga sudah meminta keterangan kepada 7 saksi antara lain 3 kawan korban yang ada di TKP, orang tua, nenek, dan warga setempat.

"Keterangan dari keluarga korban diketahui ia tak bisa berenang. Selain itu, arus Sungai Brantas juga lumayan deras. Sampai detik ini korban belum ditemukan," tuturnya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Lanjut Taufik, kronologis hilangnya korban berawal saat ia pergi bersama 3 temannya bernama Nabil, Rizky, dan Axel. Keempatnya mencari ikan, lalu mereka hendak berenang di sungai tersebut.

"Namun mereka tak tahu kalau sungai itu ternyara cukup dalam. Nah waktu itu 2 temannya berenang dipinggir, tapi korban dan 1 temannya yaitu Rizky berenang di tengah sungai. Tak berselang lama korban tiba-tiba tenggelam dan terseret arus," katanya.

Kemudian diduga karena takut ketiga teman korban langsung pulang dan tidak menceritakan masalah tersebut kepada semua orang. Hingga akhirnya ibu korban Badriatul Hasanah (42) curiga ada yang tidak beres lantaran semua temannya sudah berada di rumah.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

"Ibu korban sempat mencari ke beberapa tetangganya tapi tak ketemu. Sampai akhirnya salah satu temannya yaitu Nabil menceritakan kepada kedua orangtuanya jika korban hanyut di sungai, sehingga orang tua Nabil langsung menyampaikan masalah tersebut ke orang tua korban," tuturnya.

Selanjutnya kedua orang tua korban langsung melakukan pencarian di lokasi. Panik karena keberadaan anaknya tidak ada ia pun melapor ke Kepala Dusun Padu dan diteruskan ke Polsek Bululawang.

"Sampai siang ini belum ditemukan, semoga korban lekas ketemu. Petugas gabungan akan berupaya maksimal melakukan pencarian," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.