Kamis, 11 Jun 2026 16:35 WIB

DPC Partai Demokrat Pacitan Take Down Baliho Anies Baswedan di 172 Desa

DPC Partai Demokrat Pacitan Takedown Baliho Anies Baswedan (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
DPC Partai Demokrat Pacitan Takedown Baliho Anies Baswedan (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kekecewaan juga terjadi di kalangan DPC Partai Demokrat Pacitan. Kekecewaan ini muncul setelah Partai NasDem memilih Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, sebagai Bakal Calon Wakil Presiden (Bacawapres) berpasangan dengan Anies Baswedan.

Tindakan protes ini mencakup penghilangan seluruh baliho dan alat peraga yang memiliki gambar Anies Baswedan di 172 desa di Kabupaten Pacitan. Bahkan gambar-gambar yang mencantumkan Anies Baswedan dalam media sosial milik Partai Demokrat juga dihapuskan.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

Jalur-jalur utama seperti lintas selatan, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Pacitan-Solo kini tidak lagi menampilkan gambar Anies Baswedan dengan logo Partai Demokrat.

Yang tersisa hanyalah baliho bacaleg dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.

“Ini buntut kekecewaan kami Partai Demokrat di Pacitan,” ujar Sekretaris DPC Partai Demokrat Pacitan, Arief Setya Budi, Jumat (1/9/2023),

Kekecewaan ini muncul akibat harapan bahwa Anies Baswedan akan menjadi Capres dari Partai Demokrat, yang diikuti dengan harapan bahwa Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, akan dipilih sebagai Cawapres.

Baca Juga: Emil Dardak Gerak Cepat Tangani Sengketa Lahan di Pacitan

Namun, kekecewaan muncul setelah pengumuman bahwa Anies Baswedan akan menjadi Cawapres bersama Cak Imin.

"Tentu kita dikejutkan berita kemarin Anies dan Surya Paloh menggandeng Cak Imin jadi Cawapres dalam pilpres. Kami putuskan semua yang ada gambar Anies, baik di media sosial maupun di jalan-jalan kami take down," kata Arief.

Menurutnya, keputusan sepihak ini dianggap sebagai pengkhianatan dalam dunia politik, mengingat bahwa kerjasama koalisi perubahan sudah lama berjalan.

Baca Juga: Gempa Tektonik M6,2 Guncang Pacitan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

“Kami merasa dikhianati oleh mas Anies. Mas Anies diberikan kewenangan Cawapres. Anies mengaku menjemput takdir untuk AHY dijadikan Cawapres," tambahnya.

Dengan keputusan ini, Partai Demokrat di Pacitan telah menyatakan bahwa mereka tidak mendukung Anies sebagai capres dan tetap mendukung AHY. Mereka juga menegaskan bahwa arah politik Partai Demokrat akan mereka ikuti.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.