Selasa, 16 Jun 2026 03:27 WIB

Ma'ruf Amin: Pesantren Selamatkan Madura dari Modernisasi Negatif

Kunjungan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin di Pondok Pesantren Al - Anwar, Kecamatan Modung Bangkalan.
Kunjungan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin di Pondok Pesantren Al - Anwar, Kecamatan Modung Bangkalan.

jatimnow.com - Kunjungan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin memberikan spirit bagi pesantren dan santri. Dia mengatakan, pesantren adalah benteng paling kuat menangkal tantangan modernisasi negatif.

Dalam penyampaiannya di Pondok Pesantren Al - Anwar, Kecamatan Modung Bangkalan, dikatakan pondok pesantren adalah benteng paling kokoh untuk tidak terpengaruh negatif dari perkembangan jaman dan kemajuan tekhnologi.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Ma'ruf Amin menegaskan, bukan pesantren dan santri yang menjaganya, siapa lagi. Selama ini banyak pondok pesantren di Madura menjadi penyelamat, sehingga budaya negatif masih tersaring di Madura.

"Pesantren harus menjadi benteng paling kokoh dan kuat. Khususnya menghadapi tantangan dan serangan pengaruh negatif yang masuk. Kalau bukan kita yang menjaga, maka akan terjadi perubahan di Madura," katanya.

Hal itu disampaikannya, pada Haul Masyayikh, Wisuda Purna Siswa, dan Hari Jadi ke-28 Pondok Pesantren Al-Anwar.

Dikatakan, tantangan modernisasi negatif bervariatif. Salah satunya, dampak dari perubahan zaman yang menganggu generasi muda dan masyarakat.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

"Kemajuan teknologi tidak semuanya berdampak positif. Kemajuan teknologi itu juga di samping membawa kebaikan, terdapat juga keburukan. Terutama dampak terhadap umat beragama," ucapnya.

Dia mencontohkan, jangan sampai seperti di negara luar. Akibat perubahan zaman dan perkembangan tekhnologi, sebanyak 52 persen penduduknya berubah tidak beragama.

Pihaknya mengatakan, peran pesantren sejak dulu sudah luar biasa untuk negeri. Saat ini diharapkan tetap menjadi benteng kuat melawan modernisasi negatif.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

"Kita sebagai negara Islam pernah dijajah negara non muslim. Terbukti sampai saat ini Islam tetap menjadi mayoritas di Indonesia," katanya.

Pada kunjungannya itu, Wapres Ma'ruf Amin juga meresmikan Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam serta Rumah Susun Al-Anwar.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.