Minggu, 14 Jun 2026 18:33 WIB

Bacaleg di Tulungagung Gagal Masuk DCS Karena Zipper System

Masyarakat saat mencermati DCS di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Masyarakat saat mencermati DCS di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bawaslu Kabupaten Tulungagung menemukan adanya bacaleg yang memenuhi syarat, namun tidak tercatum dalam Daftar Calon Sementara (DCS) yang diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Mereka telah bersurat ke pihak KPU dan meminta keterangan terkait temuan ini. Hasilnya, Bacaleg tersebut terpaksa dicoret KPU karena Zipper System.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Ketua Bawaslu Tulungagung, Pungki Dwi Puspito mengatakan, pihaknya melakukan pencermatan melalui Sistem Pencalonan (Silon) dalam masa pengumuman DCS.

Dalam tahapan tersebut, mereka menemukan bacaleg dari Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) yang memenuhi syarat namun tidak tercantum dalam DCS. Bacaleg tersebut didaftarkan oleh pihak partai untuk bertarung di Dapil II DPRD Tulungagung.

"Ini merupakan temuan Bawaslu saat melakukan pencermatan melalui Silon," ujarnya, Kamis (31/08/2023).

Bawaslu lalu bersurat ke KPU untuk meminta keterangan terkait kejadian ini. Berdasarkan penjelasan KPU, Bacaleg tersebut tidak masuk DCS karena tidak lolos Zipper Syistem.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Berdasarkan keputusan KPU nomer 996 tahun 2023, jika dalam satu partai hanya ada dua Bacaleg yang lolos dan berjenis kelamin laki-laki, maka KPU setempat hanya meloloskan salah satu diantaranya.

"Jadinya PKN awalnya mendaftarkan 11 Bacaleg di dapil tersebut, namun dari hasil verifikasi hanya ada dua yang dinyatakan memenuhi syarat dan semuanya laki-laki, berdasarkan keputusan tersebut maka KPU hanya meloloskan satu orang saja," terangnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Tulungagung, Muhamad Arif membenarkan adanya kejadian ini.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Dalam Zipper System mensyaratkan adanya satu bacaleg perempuan di antara tiga bacaleg laki-laki. Pada kasus ini hanya ada dua bacaleg laki-laki yang memenuhi syarat sehingga KPU memutuskan hanya meloloskan satu orang saja.

"Kita sudah melakukan komunikasi dengan pihak partai terkait hal ini dan tidak ada masalah," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.