Sabtu, 20 Jun 2026 06:07 WIB

Kapal Permata II Bermuatan Alat Tambang Emas Belum Dievakuasi

  • Penulis :
  • | Senin, 27 Agu 2018 17:36 WIB
Kapal LCT Permata II
Kapal LCT Permata II

jatimnow.com - Sejak kandas, Rabu (8/8/2018) Kapal LCT Permata II yang kandas di laut kidul Banyuwangi hingga saat ini belum dapat dievakuasi.

Sedianya muatan kapal tersebut diketahui memuat sejumlah peralatan pertambangan yang dikelola PT Bumi Suksesindo (BSI).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Hal itu disampaikan Kepala Syahbandar Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Eka Cakrawala, yang mengatakan bahwa upaya evakuasi kapal LCT Permata II hingga saat ini terkendala dengan gelombang tinggi.

"Kita tunggu (perkembangan) cuaca satu minggu kedepan. Karena cuacanya juga gak memungkinkan sekarang," papar Eka saat dikonfirmasi, Senin (27/8/2018).

Dari laporan BMKG Banyuwangi, lanjut Eka, juga menyebutkan bahwa ketinggian ombak di laut kidul mencapai 4 meter yang disertai pula dengan angin kencang.

Dalam kondisi seperti ini, pihaknya tidak berani mengambil resiko dengan memberikan izin berlayar. Apalagi dalam misi evakuasi kapal kandas.

Dirinya memperkirakan cuaca dengan ombak tinggi yang disertai angin kencang berpotensi terjadi hingga September mendatang.

"Kisaran ini (ombak dan angin) sampai nanti tanggal 13 September," ujarnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Kapal LCT Permata II mengalami kandas di sekitar pelawangan perairan Karangente, posisi kapal tersebut nangkring di atas karang.

Dalam proses evakuasi membutuhkan kapal penyelamat (tug boat) yang bertenaga besar. Pasalnya kapal Permata II itu memiliki power yang cukup besar, yakni GT 831.

Sementara untuk muatannya membawa Full Container 20 feet sejumlah 8 unit dengan berat 187 ton dan Trailer Casis sejumlah 8 unit dengan berat 58 ton per unitnya.

Kapal jenis tongkang itu berangkat dari pelabuhan Paciran, Lamongan menuju PT BSI selaku pengelola tambang emas Gunung Tumpang Pitu yang berada di Kecamatan Pesanggaran.

Baca Juga: SIG Jaga Lukisan Purbakala Tertua Dunia di Tengah Lahan Tambang

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.