Rabu, 17 Jun 2026 02:54 WIB

Menengok Konservasi Benda Purbakala di Museum Daerah Tulungagung

Petugas saat melakukan konservasi benda koleksi museum daerah Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas saat melakukan konservasi benda koleksi museum daerah Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jataimnow.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tulungagung melakukan konservasi terhadap benda koleksi museum daerah setempat. Mereka mendatangkan tim ahli dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur, dan Balai Konservasi Borobudur dalam kegiatan ini.

Semua benda koleksi museum berbahan kayu, logam dan batu andesit dibersihkan dari kotoran serta debu. Hal ini dilakukan untuk menjaga keawetan dan kebersihan benda tersebut.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Pamong Budaya Bidang Kepurbakalaan dan Museum Disbudpar Tulungagung, Winarto mengatakan terdapat total 1.912 benda koleksi di Museum Daerah Tulungagung.

Benda tersebut terdiri dari peninggalan arkeologi dan etnografi. Selain itu terdapat beberapa keris, mata tombak dan uang koin kuno yang tersimpan di museum ini.

"Jumlahnya setiap tahun bertambah karena ada warga yang menghibahkan benda untuk menjadi koleksi museum," ujarnya, Rabu (30/8/2023).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Kegiatan konservasi ini dilakukan setiap tahun. Proses konservasi juga dilakukan dengan sangat hati-hati. Mengingat usia benda koleksi yang sudah ratusan tahun dan memiliki nilai sejarah.

"Kita bersihkan debu serta karat yang menempel di semua benda koleksi museum ini, setelah itu kami simpan kembali," terangnya.

Sementara itu, Kasub Unit Pemeliharaan Cagar Budaya BPK Wilayah XI Jawa Timur, Agus Kiswanto menerangkan dalam proses konservasi ini mereka menggunakan bahan alami.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Untuk membersihkan kotoran di benda koleksi museum berbahan kayu, petugas menggunakan air rendaman tembakau dan cengkeh. Sedangkan untuk membersihkan koleksi berbahan logam mereka menggunakan jeruk nipis dan rendaman air buah lerak.

"Kalau koleksi yang berbahan batu seperti arca dan prasasti bisa dengan menyikatnya secara pelan-pelan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.