Jumat, 19 Jun 2026 18:19 WIB

Persik Kediri Lapor PSSI Lagi, Setor 3 Bukti Kinerja Buruk Wasit

Pemain Persik Kediri memprotes wasit Ryan Nanda. (Foto: Persik Kediri for jatimnow.com)
Pemain Persik Kediri memprotes wasit Ryan Nanda. (Foto: Persik Kediri for jatimnow.com)

jatimnow.com - Persik Kediri mengajukan protes keras terhadap kinerja wasit yang memimpin laga melawan PSIS Semarang dalam lanjutan Liga 1 2023/2024 di Stadion Brawijaya Kediri, Jumat (25/8/2023) sore.

Manajemen juga menyetorkan 3 bukti buruknya wasit Ryan Nanda Saputra yang dinilai banyak melakukan kesalahan.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

Persik Kediri menyebut setidaknya ada 3 kejadian yang diabaikan oleh Ryan Nanda Saputra di pertandingan tersebut. Ini sangat mempengaruhi jalannya pertandingan.

“Pertama, wasit membiarkan adanya handsball di dalam kotak penalti lawan pada menit 46 babak pertama yang dilakukan dengan sengaja oleh pemain PSIS Semarang dan seharusnya berbuah tendangan penalti bagi Persik Kediri. Ironisnya kejadian tersebut terjadi persis di depan wasit Ryan Nanda Saputra,” ujar Manajer Persik Kediri Muhammad Syahid Nur Ichsan, Sabtu (26/8/2023).

Kedua, lanjut Syahid, pada menit 60 wasit menganulir gol yang tercipta bagi Persik Kediri walaupun di dalam tayangan lemparan bola dari Yusuf Meilana itu terlihat telah mengenai badan pemain terlebih dulu sebelum masuk ke gawang PSIS yang dijaga Rizky Darmawan.

Terakhir saat injury time babak kedua wasit kembali mengabaikan dan tidak memberikan pelanggaran bagi Persik Kediri setelah Riyatno Abiyoso dilanggar oleh lawan di dalam kotak penalti PSIS Semarang.

Protes ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya di pekan 9 saat melawan Barito Putera, Macan Putih juga mengalami hal yang sama dan mendapat kerugian dari buruknya kepemimpinan pengadil di lapangan.

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

“Persik Kediri sangat mendukung langkah-langkah perbaikan yang tengah dilakukan pengurus PSSI saat ini namun tentu tidak boleh mengabaikan banyaknya protes yang dilayangkan klub terkait kinerja wasit karena akan menganggu jalannya kompetisi,” tegasnya.

Menurut Syahid, rencana PSSI untuk segera mempersiapkan video assistant referew (VAR) harus juga segera mendapat prioritas karena kesalahan wasit masih terus terjadi sejak pekan pertama hingga pekan 10 ini.

Syahid dan manajemen Persik Kediri mengingatkan terus berulangnya kepemimpinan wasit yang kontroversial di setiap pekan Liga 1 Indonesia 2023/24 dapat merusak semangat transformasi sepak bola Indonesia dan menganggu jalannya kompetisi itu sendiri.

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Tutup Musim dengan Kemenangan di Kandang Persebaya

“Kita berharap PSSI bersama operator kompetisi terbuka terkait proses evaluasi terhadap wasit sehingga tidak menimbulkan kecurigaan yang sangat berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap proses perbaikan sepakbola nasional,” tandasnya.

Untuk diketahui, laga antara Persik Kediri melawan PSIS Semarang di Stadion Brawijaya itu berakhir imbang 1-1. Gol PSIS dicetak oleh Marukawa di menit 34, kemudian disamakan oleh Renan Silva melalui penalti di menit 70.

Saat ini Macan Putih berada di peringkat 11 dengan poin 12, sementara PSIS juga naik ke peringkat 5 dengan poin 15.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.