Kamis, 18 Jun 2026 01:16 WIB

Warga Durensewu Pasuruan Sosialisasikan Penanaman Kembali Pohon Durian

jatimnow.com - Upaya pelestarian dan penanaman kembali pohon durian yang mulai punah dilakukan warga Desa Durensewu, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Selain penanaman kembali, warga melakukan sosialisasi melalui karnaval HUT Kemerdekaan RI ke-78.

Dewi (45), salah seorang warga setempat, yang turut serta dalam karnaval perayaan kemerderkaan RI ke-78 ini menjelaskan pentingnya menjadikan karnaval tersebut sebagai sarana sosialisasi pelestarian pohon durian.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Desa Durensewu ini memiliki ikon duren, yang konon dari satu pohon berbuahnya sangat banyak, namun sudah punah, sekarang kita coba menanamkan kembali. Sehingga ikon dan kostum yang dipakai pada karnaval pada RT 01 RW 04 ini dikaitkan dengan sejarah tersebut untuk mengangkat Desa Durensewu kembali," ujarnya. Minggu (20/8/2023).

Di sisi lain, Supriyanto, salah satu tokoh masyarakat desa tersebut mengatakan, diangkatnya ikon durian pada karnaval adalah sebagai upaya dalam menumbuhkembangkan semangat pelestarian pohon durian yang dapat dikatakan sudah punah.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

"Banyak pertanyaan di masyarakat, kenapa namanya Desa Durensewu, tetapi tidak ada pohon duriannya. Karena itu, dibantu Mr.Kim, Yayasan ICC, di Durensewu, digalakkannya penanaman 1000 pohon duren di rumah warga masing-masing sejak awal Mei 2013. Dari hal tersebut, maka diusunglah ikon durian pada karnaval RT 01," ungkapnya.

Menurut penjelasan Supriyanto, ikon durian pada karnaval yang dibuat oleh warga dikerjakan selama seminggu, melibatkan hampir seluruh warga baik para bapak, ibu serta remaja.

Baca Juga: Peringati HPN 2026, PWI Gresik Tanam Pohon di Wilayah Terdampak Banjir Kali Lamong

"Kami berharap dengan adanya karnaval mengusung ikon durian sebagai pengingat untuk menghormati jasa leluhur serta sebagai sosialisasi dalam membudidayakan pohon durian dan melestarikannya agar tumbuh. Selain itu, harapan pada generasi mendatang untuk mengenal sejarah agar semangat dalam menumbuhkan dan memajukan desa," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.