Sabtu, 13 Jun 2026 03:35 WIB

Pemkot Pasuruan Target Capai 25 Persen Pengguna KTP Digital di 2023

  • Penulis :
  • | Jumat, 18 Agu 2023 17:21 WIB
Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf. (Foto: Humas Pemkot Pasuruan)
Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf. (Foto: Humas Pemkot Pasuruan)

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan terus berupaya untuk menyelesaikan administrasi Kependudukan (Adminduk) warga Kota Pasuruan mulai perekaman e-KTP, Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan data kematian.

Sehingga digelar sosialisasi ke RT RW se-Kota Pasuruan untuk menyelesaikan semua persoalan berkaitan dengan Adminduk. Sosialisasi ini digelar di Gedung Gradika Kota Pasuruan pada 14 hingga 15 Agustus 2023 lalu.

Baca Juga: Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ingatkan Bahaya Politik Praktis

Selain itu, Pemerintah Kota Pasuruan menargetkan 25 persen penduduk ber-KTP Kota Pasuruan juga memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD).

"Kita masih 5 persen. Untuk itu, perlu bantuan bapak Ibu untuk mencapai targer 25 persen," ujar Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Sebanyak 995 orang undangan yang hadir berasal dari Kecamatan Panggungrejo, 430 orang, Kecamatan Bugul Kidul 185 orang, Kecamatan Gadingrejo 296 orang, staf kelurahan (3 Kecamatan) 52 orang dan undangan 32 orang.

Sosialisasi Gerakan Kota Pasuruan Sadar Administrasi Kependudukan bagi ketua RT dan Ketua RW digelar oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

Baca Juga: Pidato 4 Bahasa Siswa Sekolah Rakyat Sambut Kunjungan Menteri Sosial ke Gresik

Gus Ipul mengajak semua RT dan RW, Lurah dan Camat untuk ikut menyukseskan gerakan sadar administrasi kependudukan.

"Saya cukup kaget juga ribuan warga Kota Pasuruan belum mempunyai KTP. Padahal KTP sangat dibutuhkan. Jadi Bapat Lurah dan Bapak Camat serta seluruh RT dan RW banyak warga bapak Ibu yang masih belum mempunya KTP. Jadi mohon untuk dibantu segera dituntaskan," ujar Gus Ipul.

Capaian pencatatan KTP elektronik pemerintah Kota Pasuruan sudah mencapai 96,7 persen dan ditargetkan 99 persen di akhir tahun ini.

Baca Juga: Gus Ipul Jadi Ketua Panitia Muktamar ke 35 NU

"Ada 5.110 warga baik yang baru 17 tahun atau yg sudah tua belum memiliki e-KTP. Maka saya minta tolong Pak RT dan Pak RW bisa menyisir warga yang belum memiliki e KTP agar bisa tuntas pencatatan adminduk," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Kota Pasuruan Siti Mariyam mengatakan tujuan diselenggarakannya kegiatan sosialisasi ini untuk meningkatkan kinerja bagi ASN dalam hal memberikan pelayanan dalam pembuatan Adminduk serta upaya peningkatkan cakupan kepemilikan Identitas Kependudukan Digital di Kota Pasuruan.

“Saat ini masih 5,21 persen yang sudah ber IKD. Dengan sosialisasi hingga ke RT RW kita yakin kurang lebih 29.913 penduduk atau target 25 persen bisa tuntas kita capai,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.