Sabtu, 20 Jun 2026 02:56 WIB

Bisnis Layangan Karakter, Pria Tulungagung Ini Raup Cuan Jutaan Rupiah

Fery menunjukkan layangan karakter hasil karyanya. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Fery menunjukkan layangan karakter hasil karyanya. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com – Siapa sangka melalui kerajinan layangan karakter, seorang pemuda asal Tulungagung, Fery Riyanto mampu menghasilkan jutaan rupiah tiap bulannya. Kini karya layangannya mampu menembus pasar hingga ke luar Pulau Jawa.

“Dulu saya dan teman-teman itu hobi bermain layang-layang. Bahkan saya sering membeli layang-layang untuk dimainkan bersama dengan teman-teman,” ujar, Sabtu (19/08/2023).

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Pria asal Desa Plosokandang itu mengatakan, permainan layang-layang memiliki banyak peminat. Hal itu terlihat ketika dirinya membeli layangan, banyak orang yang juga mengantri di toko tersebut.

“Dari situlah, saya mulai berpikir untuk membuat kerajinan layang-layang karakter. Melihat peluang ini juga masih sedikit peminatnya,” tuturnya.

Akhirnya pada tahun 2000an, dengan modal seadanya Fery memberanikan diri untuk menekuni kerjainan layangan karakter. Mulanya, dia hanya menjual karya layangannya kepada teman yang juga memiliki hobi sama.

Namun seiring berjalannya waktu, bisnis kerajinan layangannya terus berkembang dan mulai menerima pesanan dari luar daerah.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

“Bisnis kerajinan layang-layang karakter milik saya mulai banyak dilirik. Hingga akhirnya saya harus meminta bantuan kepada teman-teman saya untuk memproduksi permintaan layang-layang dengan jumlah cukup banyak,” paparnya.

Saat ini, fery rata-rata dia mampu memproduksi 100 hingga 500 buah layangan per bulan. Rata-rata layang-layang berbahan kain yang dia buat memiliki gambar karakter kartun.

Fery menambahkan, layang-layang buah karya miliknya kini sudah menjajaki berbagai pasar di luar kota. Mulai dari Bojonegoro, Madura bahkan hingga Kalimantan. Untuk satu buah layang-layang karakter, dia membandrol dengan harga Rp 14 hingga Rp 15 ribu.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

“Rata-rata dalam satu bulan saya bisa mendapatkan pendapatan mencapai Rp 5 Juta hanya dengan menjual layang-layang karakter,” imbuhnya.

Disinggung soal kendala dalam menjalankan bisnis ini, Fery mengaku saat memasuki musim hujan seringkali permintaan layangan karakter menurun.

“Kendalanya hanya ketika masuk musim hujan. Karena tidak ada orang yang main layang-layang pada saat musim hujan,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.