Rabu, 17 Jun 2026 22:58 WIB

Puluhan Nelayan Hias Perahu Ramaikan Rokat Tase' di Bangkalan

Nelayan di Bangkalan menghias perahu. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Nelayan di Bangkalan menghias perahu. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kegiatan Rokat Tase' atau petik laut digelar di Bangkalan. Puluhan nelayan ikut menyemarakkan acara tersebut dengan menghias perahu mereka.

Ketua Kelompok Nelayan Al Ikhlas, Ghafur mengatakan Rokat Tase' digelar untuk meminta perlindungan Tuhan agar masyarakat dan nelayan diberikan keselamatan saat mencari ikan di laut. 

Baca Juga: Warning BMKG: Gelombang 4 Meter Ancam Selatan Jatim

"Ini kami lakukan supaya mendapatkan perlindungan dari Allah saat nelayan melaut. Selain itu kami juga berharap agar terus diberikan hasil melaut yang melimpah," tutur Ghafur, Minggu (13/8/2023). 

Tak hanya itu, dalam kegiatan tersebut pihaknya juga mensosialisasikan untuk tak membuang sampah ke laut. Sebab, banyaknya sampah plastik akan merusak ekosistem laut dan juga baling-baling perahu milik nelayan. 

Baca Juga: Warning BMKG, Gelombang 4 Meter Ancam Perairan Selatan Jatim 2-5 Juni 2026

"Para nelayan ini mencari nafkah di laut sehingga harus menjaga laut agar tidak tercemar. Sehingga, kami berkomitmen tak membuang sampah ke sungai dan laut untuk menjaga ekosistem lingkungan," imbuhnya. 

Selain itu, dalam lomba hias perahu diikuti oleh 40 perahu nelayan yang berukuran sedang. Meski begitu, banyak warga yang ikut naik perahu hingga ke laut. 

"Alhamdulillah cukup semarak. Warga juga banyak yang terlibat. Kalau untuk nelayan di sini ada 72 tapi yang ikut 40 perahu yang ukurannya sedang," tuturnya. 

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Sementara itu, Lurah Bancaran, Sugiono menyambut baik kegiatan nelayan itu. Terlebih, para nelayan juga berkomitmen menjaga kebersihan sungai dan laut di Bancaran. 

"Kita harus menjaga kebersihan di air terlebih agar tidak merusak lingkungan. Terlebih di sini mayoritas nelayan sehingga ekosistem laut harus dijaga. Kami sangat mendukung gerakan untuk tidak membuang sampah ke laut ini," pungkasnya. 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.