Kamis, 18 Jun 2026 05:25 WIB

Menakar Kapasitas 3 Calon Pj Bupati Tulungagung, Jumadi Tak Diunggulkan?

Direktur Pusat Studi Konstitusi dan Otonomi Daerah (Puskod) UIN Satu Tulungagung, Dian Fericha. (Foto: Dok. Dian Fericha for jatimnow.com)
Direktur Pusat Studi Konstitusi dan Otonomi Daerah (Puskod) UIN Satu Tulungagung, Dian Fericha. (Foto: Dok. Dian Fericha for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tulungagung telah menyerahkan usulan nama Pj Bupati ke Pemprov dan Kemendagri. Ketiga nama yang diusulkan ini adalah Sukaji, Agus Kuncoro dan Jumadi. Siapa yang paling diunggulkan?

Sesuai Permendagri nomor 4 tahun 2023, DPRD hanya dapat mengusulkan nama saja. Sedangkan untuk penentuan dilakukan oleh Presiden melalui Kemendagri. Meski begitu nama Sukaji disebut sebagai kandidat unggulan dalam proses penentuan Pj.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Direktur Pusat Studi Konstitusi dan Otonomi Daerah (Puskod) UIN Satu Tulungagung, Dian Fericha mengatakan sosok yang kini menjabat sebagai Sekda Kabupaten Tulungagung ini lebih mengenal dan mengetahui tentang pelaksanaan urusan pemerintahan daerah.

Pengalamannya selama menjabat birokrasi di Pemkab Tulungagung dinilai lebih mengetahui tipologi kebutuhan masyarakat dari sisi pelaksanaan program kerja beserta anggaran.

"Yang dekat dan lebih mengenal wilayah Kabupaten Tulungagung adalah Sekretaris Daerah, walaupun dua kandidat Pj bupati lainnya sudah sesuai dengan tahapan maupun syarat sebagaimana aturan Permendagri nomor 4 tahun 2023," ujarnya, Rabu (9/8/2023).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Kandidat kuat kedua menurut Dian Fericha adalah Agus Kuncoro. Pengalamannya selama menjabat di Kementerian Desa PDTT menjadi kelebihannya. Tupoksi lingkup pekerjaannya bersentuhan dengang isu pembangunan desa. Selain itu usianya masih muda.

"Sosoknya muda cenderung progresif, pengalaman birokrasi dari daerah sampai pusat, lebih dekat dengan dan mengerti kebutuhan desa sebagai basis grassroot di Tulungagung," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sedangkan Jumadi meskipun bukan merupakan putra daerah, namun pengalamannya saat menjabat sebagai Pj wali kota di wilayah Mataraman sudah terbukti. Jumadi tercatat pernah menjadi Pj Wali Kota Kediri pada tahun 2018 dan Pj Wali Kota Blitar di tahun 2020. Sosoknya juga mewakili Pemprov Jawa Timur.

"Beliau representasi wilayah admnistrasi daerah otonom, pengalaman menjadi Pj di Kediri dan Blitar sudah terbukti," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.