Kamis, 18 Jun 2026 09:20 WIB

Bupati Trenggalek Jenguk Nelayan yang Selamat Diterjang Ombak Perairan Pantai Gladak

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat menjenguk korban kecelakaan laut. (Foto: Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat menjenguk korban kecelakaan laut. (Foto: Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, menjenguk korban selamat peristiwa kecelakaan laut di perairan Pantai Gladak, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung.

Dalam peristiwa tersebut dua perahu milik nelayan di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, pecah setelah tergulung gelombang tinggi. Sebanyak 4 ABK selamat dalam peristiwa ini. Sedangkan 4 ABK lain masih dalam proses pencarian.

Baca Juga: Warning BMKG, Gelombang 4 Meter Ancam Perairan Selatan Jatim 2-5 Juni 2026

Bupati yang akrab dipanggil Mas Ipin ini mendengarkan cerita korban yang berhasil selamat. Satu hal yang menjadi perhatiannya adalah kesadaran nelayan dalam menggunakan perlengkapan keamanan.

Mayoritas mereka enggan mengenakan pelampung karena dinilai menyulitkan dalam beraktivitas.

"Mereka ini sudah diimbau untuk melakukan safety seperti pelampung, tapi alasannya tidak nyaman. Karena pelampung yang berupa rompi kadang nelayan tidak bisa cepat. Terus buat angkat ikan kadang juga tidak enak, makanya tadi saya bilang ke BPBD dan juga Kepala Dinas Perikanan untuk mencari pelampung yang seperti sabuk. Itu untuk mobilitas di laut lebih gampang," ujarnya, Selasa (8/8/2023).

Selain itu Mas Ipin juga menyoroti para nelayan yang belum memiliki BPJS Ketenagajerjaan. Hal ini sangat dibutuhkan dalam kondisi darurat.

Baca Juga: Pos Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan Asal Situbondo yang Ditemukan Terapung

Pihak Pemkab telah mendorong nelayan untuk mengurusnya. Bahkan pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) sudah memiliki MOU dengan BPJS Ketenagakerjaan.

"Ini menjadi salah satu PR kita juga, memang sudah banyak juga yang mendaftar tapi belum semua," tuturnya.

Pengalaman kejadian ini diharapkan membuka kesadaran para nelayan, bawasannya perlindungan kerja juga penting. Pemkab berkomitmen membantu pengurusan BPJS ketenagakerjaan dan juga pembayaran premi untuk 4 bulan di awal.

Baca Juga: Gema Takbir di Trenggalek, Bupati Ajak Warga Membaca Sayyidul Istigfar

"Makanya nanti kita uruskan BPJS Ketenagakerjaannya dan sebagai insentif kita hanya mengcover preminya 3 atau 4 bulan awal, selebihnya kesedaran mereka. Toh itu sebulan Rp16.800, kalau dari hasil ikan itu tentunya tidak seberapa dengan resiko yang ditanggung," pungkasnya.

Sebelumnya dua perahu milik nelayan asal Trenggalek mengalami kecelakaan di perairan Pantai Gladak, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung kemarin malam.

Perahu tersebut pecah setelah tergulung gelombang tinggi. Hingga saat ini masih terdapat 4 ABK yang dinyatakan hilang.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.