Senin, 22 Jun 2026 11:35 WIB

Kapal Tongkang yang Miring di Perairan Masalembu Belum Bisa Dievakuasi Akibat Cuaca Buruk

Kapal tongkang yang miring di Perairan Masalembu. (Foto: Polres Sumenep for jatimnow.com)
Kapal tongkang yang miring di Perairan Masalembu. (Foto: Polres Sumenep for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kapal tongkang BG Labanan 6 yang mengalami kecelakaan laut di perairan Pulau Masalembu belum bisa dievakuasi. Sejumlah pihak kesulitan menjangkau lokasi akibat cuaca buruk Senin (07/08/2023).

Akibatnya, kondisi tongkang masih miring dengan muatan kayu. Total kayu yang diangkut sebanyak 3.565 m3.

Baca Juga: Tim SAR Perluas Pencarian ABK MT Kusuma 1 yang Jatuh di Perairan Sampang

Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengatakan, evakuasi kapal tongkang belum dilakukan, sebab masih terkendala cuaca cukup ekstrem.

"Pihak pelabuhan dibantu polisi terus melakukan pengawasan, agar tidak menambah kemiringan kapal, meski belum dievakuasi," katanya.

Dikatakan olehnya, evakuasi juga masih menunggu kapal tugboat untuk melakukan penarikan, sebab kapal harus ditarik agar tidak miring, termasuk untuk evakuasi muatan.

Baca Juga: Misteri Perahu Menyala Tanpa Awak Terjawab, Nelayan Sumenep Ditemukan Meninggal

Sementara pihak Polsek Masalembu juga berkoordinasi dengan petugas KPLP Masalembu untuk melakukan pemantauan melalui sisi darat, termasuk pengawasan terhadap kapal ponton/tongkang BG Labanan 6.

AKP Widiarti juga telah menghubungi nakhoda untuk segera melakukan tindakan penyelamatan terhadap kapal, agar tidak bertambah miring.

"Jika sampai tenggelam bisa menimbulkan pencemaran atau kerusakan lingkungan maritim. Sehingga, pihak KPLP UPP kelas III Masalembu telah menghubungi perusahaan asal Kapal Tugboat, " ungkapnya.

Baca Juga: Pelaku Pencurian Sapi di Sumenep Dibekuk Polisi

Sebelumnya, pada hari Jumat (4/8/2023) pukul 13.30 WIB petugas KPLP UPP Kelas III Masalembu telah mendapatkan informasi dari nelayan terkait kapal ponton atau tongkang yang mengalami kemiringan di sebelah Barat Laut Pulau Masalembu berjarak Lk. 2 Mil dari bibir pantai.

Kapal tongkang BG Labanan 6, GT: 1.437 ini diseret oleh kapal tugboat Atlantic Star 11, GT : 87. Sementara tugboat Atlantic dinahkodai Kapten Sandhy R tersebut, diketahui terdapat 10 ABK, termasuk nakhoda. Mereka tolak dari Jetty PT. Inhutani sambarata, Tanjung Redeb dengan tujuan Gresik.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.