Sabtu, 06 Jun 2026 12:40 WIB

Tim SAR Perluas Pencarian ABK MT Kusuma 1 yang Jatuh di Perairan Sampang

Tim SAR melakukan pemantauan untuk mencari keberadaan korban. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)
Tim SAR melakukan pemantauan untuk mencari keberadaan korban. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com – Operasi pencarian terhadap Sri Sapto (29), Anak Buah Kapal (ABK) MT Kusuma 1 yang dilaporkan hilang tenggelam di perairan laut utara Kabupaten Sampang, Jawa Timur, terus dilakukan. Pada Kamis (28/5/2026), Kantor SAR Kelas A Surabaya bersama tim gabungan mengerahkan Kapal Negara (KN) SAR 249 Permadi untuk menyisir perairan secara intensif.

​Insiden hilangnya korban pertama kali dilaporkan pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 19.20 WIB. Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Sri Sapto diduga kuat terjatuh ke laut dari sisi gang way (tangga pelabuhan) sebelah kiri kapal saat MT Kusuma 1 tengah melintas di perairan utara Sampang, tepatnya di titik koordinat 06⁰ 34,839° LS dan 113⁰ 10,066° BT.

Baca Juga: ABK LCT Kinta Perjaya Ditemukan Tewas Mengapung di Perairan Suramadu

Menyadari adanya kru yang terjatuh, nakhoda kapal langsung mengambil tindakan cepat dengan mengaktifkan prosedur man overboard (orang jatuh ke laut) sesuai panduan Sistem Manajemen Keselamatan (SMK) perusahaan. Awak kapal sempat melakukan pencarian mandiri sebelum akhirnya melaporkan insiden ini kepada otoritas SAR terkait.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya sekaligus Search and Rescue Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit P.H., menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat dengan memberangkatkan KN SAR 249 Permadi beserta satu tim penyelamat dari Dermaga Navigasi Tanjung Perak, Surabaya.

Baca Juga: Misteri Perahu Menyala Tanpa Awak Terjawab, Nelayan Sumenep Ditemukan Meninggal

​“KN SAR 249 Permadi bergerak menuju lokasi pencarian dengan kecepatan sekitar 14 knot, menempuh jarak kurang lebih 55,8 mil laut. Setibanya di area pencarian sekitar pukul 10.00 WIB, tim rescue langsung melakukan penyisiran di area seluas 235 mil laut persegi,” jelas Nanang.

Guna memaksimalkan pencarian, KN SAR 249 Permadi juga memancarkan informasi (broadcast) kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar area kejadian, salah satunya Kapal Marine Hawk 2. Pemapelan ini bertujuan agar armada lain segera melapor jika melihat tanda-tanda keberadaan korban.

Baca Juga: Koarmada II Gelar Latihan Kesiapsiagaan Operasi, Siap Tangani Kecelakaan Laut

Selain fokus pada pencarian di laut lepas, tim SAR gabungan juga memperluas jangkauan operasi ke wilayah pesisir darat. Kantor SAR Surabaya menginstruksikan Pos SAR Sumenep untuk memantau sepanjang garis pantai Kabupaten Sampang. Tim darat ini aktif berkoordinasi dengan instansi lokal dan para nelayan setempat guna menyebarluaskan informasi hilangnya korban.

Hingga Kamis petang, pencarian tersebut belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi penyisiran lanjutan pada hari ini, Jumat (29/5/2026).

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.