Kamis, 18 Jun 2026 08:58 WIB

Kapal Tongkang Bermuatan Kayu Terdampar di Masalembu Sumenep Akibat Cuaca Ekstrem

Kapal Ponton atau tongkang yang ditarik oleh Kapal Tugboat mengalami kemiringan di sebelah Barat Laut Pulau Masalembu berjarak Lk. 2 mil dari bibir pantai.(Foto: Polres Sumenep for jatimnow.com)
Kapal Ponton atau tongkang yang ditarik oleh Kapal Tugboat mengalami kemiringan di sebelah Barat Laut Pulau Masalembu berjarak Lk. 2 mil dari bibir pantai.(Foto: Polres Sumenep for jatimnow.com)

 

jatimnow.com - Kapal tongkang pengangkut kayu BG Labanan 6 mengalami kemiringan di badat laut perairan Pulau Masalembu, Sumenep.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Diduga, kapal terdampar karena tidak bisa dikendalikan akibat cuaca buruk.

Informasi yang dirangkum, pada hari Jumat (4/8/2023) pukul 13.30 wib, petugas KPLP UPP. Kelas III Masalembu telah mendapatkan informasi dari nelayan.

Kapal Ponton atau tongkang yang ditarik oleh Kapal Tugboat mengalami kemiringan di sebelah Barat Laut Pulau Masalembu berjarak Lk. 2 Mil dari Bibir Pantai.

Tepatnya di perairan Dusun Baru, Desa Masalima, Kecamatan Masalembu, dengan titik koordinat 05°32'313" S/114°22'658" E.

Baca Juga: Nenek 76 Tahun di Sumenep Ditemukan Tewas di Dasar Sumur 25 Meter

Kapal tongkang adalah BG Labanan 6, GT: 1.437. Total kayu yang diangkut sebanyak 3.565,27 M3. Kapal tongkang diseret oleh Kapal Tugboat Atlantic Star 11, GT : 87.

Kapal yang dimahkodai Kapten Sandhy R tersebut diketahui memuat 10 orang ABK, termasuk Nakhoda. Mereka tolak dari Jetty PT. Inhutani sambarata, Tanjung Redeb dengan tujuan Gresik.

Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, mengungkapkan, informasi kecelakaan laut awalnya diterima petugas KPLP UPP Kelas III Masalembu.

Baca Juga: Sumenep Geger, Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pantai Kahuripan

Selanjutnya, dilakukan aksi pengawasan dan pemantauan serta berusaha menghubungi Nakhoda maupun pemilik atau agen kapal.

"Karena keadaan cuaca di perairan Masalembu buruk, angin kencang bertiup ke arah tenggara disertai gelombang dan arus air laut cukup kuat. Maka pada Sabtu siang (5/8/2023) baru bisa mendatangi Kapal Tugboat dengan Kapal Ponton tersebut, " katanya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.