Senin, 22 Jun 2026 10:58 WIB

5 Fakta Mayat Mutilasi di Jombang: Polisi Sudah Kumpulkan CCTV di Dekat Lokasi

ilustrasi
ilustrasi

jatimnow.com – Berikut 5 fakta mayat korban mutilasi di Jombang yang bikin geger warga Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno.

Mayat mutilasi di Jombang tersebut ditemukan seorang pencari ikan dalam dua karung berbeda, pada Jumat (4/8/2023) malam. Kondisi potongan tubuh manusia ini membusuk, diduga dibunuh sejak 2 minggu lalu.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

1. Ditemukan Pencari Ikan

Kepala Desa Japanan Junaidi Catur Wicaksono mengatakan kasus penemuan mayat mutilasi di Jombang ini dilaporkan oleh warganya,Sunawan (45). Saat itu ia sedang mencari ikan menggunakan setrum. 

Dia melihat karung berisi mayat itu di atas rumput saluran irigasi Dusun Japanan sekitar pukul 21.00 WIB. 2 karung itu tergeletak bersebalahan dengan bau busuk. Menurut keterangan warga, karung itu sudah ada sejak empat hari lalu.

2. Karung Berisi Tangan dan Kaki

Saat itu, seorang pencari ikan penasaran dengan keberadaan dua karung di aliran sungai dangkal. Saat didekati, terlihat potongan kaki yang sudah membusuk.

Karena penasaran, dirinya lantas mendatangi lokasi.  Benar saja, saat didekati dua karung ini sudah mengeluarkan bau tidak sedap. Untuk memastikan isi karung dirinya mendekat. Kemudian diketahui satu karung berisi bagian tubuh hingga kaki. Kemudian satu karung lagi berisi potongan tangan. Saat ini potongan tubuh mayat mutilasi ini berada RSUD Jombang. 

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

3. Tanpa Kepala

Mayat mutilasi di Jombang ini ditemukan tanpa kepala. Hingga kini bagian kepalanya belum ditemukan. Polisi dan relawan di Jombang masih mencari bagian tersebut. Mereka menyisir sungai di Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

4. Kelamin Belum Diketahui, Polisi Tes DNA

Selain bagian kepala, hingga kini kelamin mayat mutilasi di Jombang ini belum diketahui karena kondisinya yang sudah membusuk. Polisi masih melakukan autopsi di RSUD Jombang, termasuk berencana melakukan tes DNA.

Kapolsek Mojowarno AKP Pranan Edi mengatakan saat ini polisi masih menunggu hasil otopsi dan tes DNA yang dilakukan petugas RS Bhayangkara di RSUD Jombang.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

“Autopsi nunggu RS Bhayangkara Kediri, nunggu tes DNA,” katanya, Sabtu (5/8/2023). 

5. Polisi Periksa CCTV

Saat ini polisi juga sudah mengambil semua rekaman CCTV di dekat lokasi kejadian untuk memeriksa pembuang mayat mutiliasi di Jombang ini. 

“Masih pelajari CCTV di dekat lokasi, sudah diambil,” kata Pranan Edi.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.