Sabtu, 20 Jun 2026 12:47 WIB

Lembaga Inkubator Bisnis Ini Dorong Digitalisasi UMKM di Tulungagung

Suasana diskusi ekonomi berbasis digital di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatim now.com)
Suasana diskusi ekonomi berbasis digital di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatim now.com)

jatimnow.com - Masih minimnya jumlah lembaga inkubator bisnis di Tulungagung berimbas kepada kemajuan UMKM. Hal ini tergambar dalam Diskusi Ekonomi Berbasis Digital yang digelar oleh Lembaga Inkubator Bisnis Sakha Tech.

Lembaga ini fokus membantu pelaku UMKM untuk dapat beralih ke metode digital.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kemajuan teknologi yang terjadi saat ini harus segera diadaptasi oleh para pelaku usaha. Hal ini diperlukan untuk menyesuaikan dengan kebiasaan konsumen yang sering melakukan transaksi secara online. 

Komisaris Lembaga Inkubator Bisnis Sakha Tech, Khamim mengatakan Tulungagung sebenarnya sudah memiliki Perda yang melindungi pelaku UMKM.

Dalam Perda Ekonomi Kreatif no 16 tahun 2019 tentang Perlindungan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif terdapat beberapa poin yang mengatur hal tersebut. Salah satunya program digitalisasi UMKM yang hingga saat ini belum berjalan maksimal.

"Selain itu minim informasi juga terkait peralihan digitalisasi UMKM," ujarnya, Sabtu (5/8/2023). 

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Dalam diskusi ini, Khamim mengajak pelaku UMKM untuk bergabung lengan Lembaga Inkubator Bisnis Sakha Tech. Selain mendapatkan pendampingan bisnis di sektor permodalan dan manajemen, mereka juga akan dibimbibg untuk mengembangkan bisnis.

Sebagai langkah awal lembaga ini akan memilih pelaku UMKM untuk dijadikan pilot project.

"Target awal kita membuat 10 UMKM menjadi pilot project digitalisasi, " tuturnya. 

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sementara itu, Direktur Lembaga Inkubator Bisnis Sakha, M Ilham Nur Hakim berharap melalui program ini dapat mengembangkan UMKM di Tulungagung. Kemajuan teknologi saat ini harus segera di adaptasi oleh pelaku usaha. Terlebih berdasarkan riset, terdapat perubahan perilaku konsumen yang sering melakukan transaksi secara online.

"Pelaku UMKM harus segera beralih ke digital untuk tidak tertinggal, " pungkasnya. 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.