Senin, 15 Jun 2026 03:57 WIB

5 Remaja dalam Kamar Kos Terciduk Razia Satpol PP Tulungagung

Remaja yang terjaring razia kos diamankan di Satpol PP Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Remaja yang terjaring razia kos diamankan di Satpol PP Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satpol PP Tulungagung mengamankan lima remaja putra putri yang berada di dalam satu kamar kos di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung.

Mereka diamankan setelah tidak dapat menunjukkan bukti pernikahan yang sah. Lima remja ini lantas dibawa ke Kantor Satpol PP untuk dilakukan pembinaan dan pendataan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Tulungagung, Sumarno mengatakan, penggerebekan ini bermula dari aduan masyarakat di Kelurahan Kepatihan. Warga resah karena terdapat rumah kos yang diduga disalahgunakan.

"Akhirnya kami menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penggerebekan di kamar kos tersebut," ujarnya, Kamis (3/8/2023).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pada saat penggerebekan, petugas mengecek satu per satu kamar kos. Petugas mendapati lima remaja putra putri yang berada di dalam dua kamar kos yang terkunci. Satu pasangan bukan suami istri ditemukan dalam satu kamar. Sedangkan tiga remaja berlainan jenis kelamin berada di kamar lainnya.

"Jadi satu pasangan bukan suami istri kami temukan di satu kamar. Dan kami juga menemukan tiga orang yang berada dalam satu kamar," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Kelima remaja tersebut masih berusia sekitar 19 tahun. Salah satu diantaranya diketahui putus sekolah dan sisanya sudah lulus sekolah.

"Kami lakukan pendataan dan membuatkan surat pernyataan kepada mereka. Selain itu, kami juga akan panggil pemilik kos untuk dimintai keterangan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.