Kamis, 18 Jun 2026 08:16 WIB

Bupati Trenggalek Keluarkan Edaran pada ASN Untuk Beli Beras Petani, Ini Alasannya

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat membuka acara Gapoktan di Trenggalel. (Foto: Prokopim Trenggalek for jatimnow.com)
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat membuka acara Gapoktan di Trenggalel. (Foto: Prokopim Trenggalek for jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengeluarkan surat edaran kepada ASN agar membeli beras dari petani lokal.

Hal ini diungkapkan dalam kegiatan studi banding Paguyuban Gapoktan se-Kabupaten Trenggalek dengan Paguyuban Gapoktan Tani Bersinar di Aula Kecamatan Gandusari.

Baca Juga: Hadiri Sarasehan, Pemkab Trenggalek Mengkaji Penerbitan Obligasi Daerah

Bupati yang biasa disapa Mas Ipin ini mengatakan, tujuannya mengeluarkan surat edaran itu karena ingin menggerakkan ekonomi lokal. Dengan membeli beras petani lokal, diharapkan tercipta pasar untuk beras lokal Trenggalek.

Tinggal para petani memikirkan cara menekan ongkos produksi sehingga mereka tidak merugi. Kelangkaan dan mahalnya pupuk maupun pestisida, bisa disikapi petani dengan membuat pupuk pestisida sendiri.

"Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengajak seluruh Paguyuban Gapoktan se-Kabupaten Trenggalek untuk melakukan Studi banding dengan Paguyuban Gapoktan Tani Bersinar di Gandusari," ujarnya, Rabu (02/03/2023).

Menurut Mas Ipin, bila menggunakan pupuk kimia berlebih tidak dapat merubah hasil dan bahkan membuat tanah semakin keras. Dengan membuat pupuk sendiri menggunakan bahan yang ada di sekitar, diharapkan ongkos produksi bisa ditekan.

Baca Juga: Bupati Trenggalek Serahkan SK Pensiun kepada 90 PNS

"Murah karena bahan bakunya berasal dari limbah yang ada di sekitar kita," tuturnya.

Beras sendiri merupakan salah satu kebutuhan pokok, sehingga harganya tidak mungkin mahal. Jika harga beras mahal, pemerintah akan melakukan upaya tertentu untuk menekannya. Terlebih kenaikan harga beras akan berpengaruh pada inflasi.

"Ini teman - teman gapoktan saling belajar dengan paguyuban, belajar bagaimana caranya menghasilkan beras yang kualitasnya baik," tuturnya.

Baca Juga: Inflasi di Trenggalek 2,53 Persen, Mas Ipin Gunakan Pendekatan Ekologi

Selama ini, Pemkab sudah membuat surat edaran kepada ASN supaya membeli beras kepada petani lokal. Surat edaran tersebut dibuat dalam rangka menggerakkan ekonomi lokal.

"Jadi yang harus melindungi pertama kali, ya kita sebagai abdi negara. Kita yang selama ini digaji oleh rakyat juga harus peduli kepada rakyat dengan membeli beras petani lokal kita," pungkasnya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.