Minggu, 21 Jun 2026 08:21 WIB

Gencar Perangi Rokok Ilegal, Satpol PP Ponorogo Sasar Petani Tembakau dan Pedagang

Satpol PP Ponorogo sosialisasi Gempur Rokok Ilegal ke petani tembakau hingga pedagang lelontong. (Foto: Satpol PP Ponorogo for jatimnow.com)
Satpol PP Ponorogo sosialisasi Gempur Rokok Ilegal ke petani tembakau hingga pedagang lelontong. (Foto: Satpol PP Ponorogo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal terus digencarkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ponorogo. Kali ini sosialisasi dilakukan di Wisata Bukit Pelangi, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo.

“Ada 100 orang sasaran kami. Terdiri petani tembakau, pedagang/toko, Babinsa, Bhabinkabtimas, perangkat desa se-Kecamatan Badegan, perangkat Kecamatan Badegan,” ujar Kepala Satpol PP Ponorogo Joko Waskito, Kamis (27/7).

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Sosialisasi, menghadirkan Bea Cukai Madiun, Kanit Tipiter Satreskrim Polres Ponorogo dan Kasie Penerimaan BB dan Barang Rampasan Kejari Ponorogo, sebagai narasumber.

“Dalam sosialisasi ini, disampaikan terkait cukai dan ciri-ciri rokok ilegal. Biar warga tahu mana yang resmi maupun tidak,” kata Joko kepada jatimnow.com.

Ciri rokok ilegal antara lain, rokok tanpa pita cukai, rokok dengan pita cukai bekas, rokok dengan pita cukai palsu, dan rokok dengan pita cukai salah peruntukan.

Joko menyebut banyak rokok ilegal mirip dengan rokok resmi. Namanya juga hampir sama.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Berbagai usaha juga dilakukan kami (Satpol PP Ponorogo) untuk gempur rokok ilegal. Selain melakukan sosialisasi seperti saat ini juga melakukan operasi,” terangnya.

Operasi dilakukan bersama Bea Cukai Madiun karena Satpol PP tidak mempunyai kewenangan yustisia (hukum). Sejauh ini sudah 9 operasi dilakukan.

“Hasilnya memang tidak banyak, tapi beberapa memang ada temuan tokok ilegal dijual di warung-warung pinggiran,” mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) ini.

Baca Juga: BKPSDM Tulungagung Periksa Anggota Satpol PP yang Berjaga di Kantor Disbudpar

Ponorogo, lanjutnya, merupakan jalur lalu lintas tembakau. Sehingga diharapkan warga tidak mengonsumsi rokok ilegal.

“Satpol PP Ponorogo tetap akan melakukan sosialisasi perihal gempur rokok ilegal. Saya juga meminta bantuan warga semisal menemukan rokok ilegal,” pungkasnya. (ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.