Senin, 22 Jun 2026 20:11 WIB

Monitoring 3 Sekolah, Novita Hardini Berharap Pendidikan di Trenggalek Bisa Menyenangkan

Bunda PAUD, Novita Hardini saat melakukan monitoring di 3 sekolah di Trenggalek. (Foto-foto: Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)
Bunda PAUD, Novita Hardini saat melakukan monitoring di 3 sekolah di Trenggalek. (Foto-foto: Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tidak sekadar menyandang predikat sebagai Bunda PAUD, Novita Hardini merasa mempunyai kewajiban untuk mendampingi dan mengawal kemajuan pendidikan di Kabupaten Trenggalek.

Sebagai mitra pemerintah, Bunda PAUD sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek itu melakukan monitoring dan evaluasi transisi sekolah dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD).

Baca Juga: Wabup Syah Serahkan Sapi Kurban Prabowo di Trenggalek, Dibeli dari Pogalan

Novita mengatakan, anak yang sebelumnya bermain sambil belajar di bangku PAUD tidak serta merta bisa dipaksakan dengan pengetahuan baca, tulis dan hitung (Calistung) di SD.

Penggiat perempuan dan anak itu mengimbau SD untuk bisa mematuhi peraturan dari Kementrian Pendidikan dengan lebih menekankan penanaman karakter, ketrampilan sehari-hari maupun kemandirian anak.

Ia berharap pendidikan ke depan bisa lebih menyenangkan.

"Saya melakukan monev transisi PAUD ke SD. Rencananya ke beberapa sekolah sampai seminggu ke depan untuk benar-benar memastikan setiap SD mematuhi atau menerapkan peraturan dari Kementerian Pendidikan," ujarnya, Rabu (26/7).

Baca Juga: Bupati Trenggalek Harap Koperasi Merah Putih Berjalan Sesuai Harapan Prabowo

Didampingi oleh sejumlah pejabat, Founder UPRINTIS Indonesia itu melakukan monitoring di 3 sekolah. Ia tak canggung berinteraksi, menggali kehidupan keseharian, sekaligus menitipkan pesan-pesan baik kepada anak-anak.

"Anak-anak tidak menjadi tertekan. Bisa tumbuh, mencintai dan haus akan pelajaran tanpa dipaksa oleh pihak sekolah maupun orang tua," tuturnya.

Sementara itu, Kepala DInas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Trenggalek, Agus Setiyono, menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Bunda PAUD Trenggalek. Ia menyebut merasa punya tanggung jawab sebagai Perangkat Daerah pengampu.

Baca Juga: Hadiri Sarasehan, Pemkab Trenggalek Mengkaji Penerbitan Obligasi Daerah

Agus mengamini yang disampaikan Bunda PAUD Trenggalek, bahwa masa transisi atau awal pembelajaran pada murid tidak dipaksakan.

Untuk mengisi masa transisi ini, lanjutnya, disertai dengan pengenalan suasana, untuk siswa beradaptasi bersama teman baru dan para guru.

"Berikan pengenalan, sehingga mereka senang, nyaman dan semangat untuk belajar ke depannya," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.