Senin, 22 Jun 2026 15:00 WIB

Menengok Aktivitas Forsijama, Komunitas Pemburu Kerak Keramik Masjid di Probolinggo

Pasukan pemburu kerak keramik masjid. (Foto-foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)
Pasukan pemburu kerak keramik masjid. (Foto-foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Masyarakat Probolinggo kerap kali menjumpai kegiatan sekelompok orang yang memiliki aktivitas sebagai pasukan pemburu kerak keramik masjid. Mereka konsisten dalam melakukan kegiatan sosial keagamaan. Mereka tergabung dalam Forum Silaturahmi Jamaah Masjid (Forsijama).

"Kami setiap minggunya rutin berkegiatan melakukan aktivitas pembersihan kamar mandi, toilet dan tempat wudhu masjid-masjid di wilayah kota dan Kabupaten Probolinggo," kata Santoso, salah satu anggota Forsijama, Rabu (26/7/2023).

Baca Juga: Polusi Asap PT KTI Resahkan Warga Kelurahan Mayangan Probolinggo

Santoso mengaku kegiatan komunitasnya ini sengaja terbentuk sebagai wadah kegiatan sosial keagamaan yang bisa bermanfaat untuk masyarakat.

"Kami komunitas sosial keagamaan tanpa ada embel-embel kepentingan politik manapun;" jelasnya.

Ia mengaku, dalam setiap minggu tim pasukan pemburu kerak keramik masjid mendatangi masjid-masjid untuk melakukan pembersihan.

"Bahkan alat untuk membesihkan keramik kami juga membawa sendiri," tegasnya.

Baca Juga: Monitoring Dua SPPG, Ini Kata Satgas MBG Probolinggo

Kegiatan pembersihan kerak keramik masjid terutama di lokasi kamar mandi, toilet dan juga tempat wudhu. Memang masih banyak ditemukan masjid di area tersebut sudah kotor dan juga keramiknya berkerak.

"Dengan tujuan kegiatan ini dilakukan untuk menggugah jamaah masjid agar tetap selalu menjaga kebersihan di area tersebut," tegasnya.

Lanjut Santoso, selain berkegiatan membersihkan kerak masjid, komunitasnya juga rutin menggelar kegiatan bakti sosial. Mulai dari bedah rumah warga tidak mampu, santunan anak yatim dan juga warung peduli bagi masyarakat.

"Tak hanya itu kami juga rutin menggelar makan ketan gratis di Masjid Agung Kota Probolinggo selepas salat subuh setiap hari Jumat," ujarnya.

Baca Juga: Tekan Curanmor, Polres Probolinggo Kota Perketat Pengawasan Pasar Onderdil Bekas

Dari segi pendanaan, Santoso mengaku berasal dari iuran sukarela dari anggota dan para donatur yang peduli terhadap kegiatan pihaknya.

"Kita melakukan kegiatan ini semata-mata untuk ibadah tanpa ada niatan lainnya," tandasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.