Kamis, 18 Jun 2026 22:44 WIB

Ketua TP PKK Trenggalek Ingin Rumah Terapi Tumbuh Kembang Bisa Diakses Masyarakat

Ketua TP PKK Trenggalek, Novita Hardini saat bermain dengan anak berkebutuhan khusus. (Foto : Prokopim Trenggalek for jatimnow.com)
Ketua TP PKK Trenggalek, Novita Hardini saat bermain dengan anak berkebutuhan khusus. (Foto : Prokopim Trenggalek for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelar launching "Rumah Terapi Tumbuh Kembang" bagi penyandang disabilitas.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek Novita Hardini berharap rumah ini bisa diakses oleh seluruh masyarakat. Dengan begitu setiap orang tua atau wali murid yang memiliki anak disabilitas tidak perlu jauh hingga ke luar Trenggalek.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

Lokasi rumah terapi ini berada di salah satu ruang di Kantor Dinas Sosial PPPA Kabupaten Trenggalek.

Novita mengaku sudah cukup lama memimpikan adanya rumah terapi tersebut. Layanan untuk tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus ini menyerupai yang terdapat di Surakarta.

Baca Juga: Dari Kursi Roda, Karya Rajut Disabilitas di Kediri Ini Tembus Pasar Internasional

"Bagaimana layanan yang ada di Surakarta yang demikian terpadunya juga bisa dilakukan di Trenggalek. Kita belajar ke Surakarta dan alhamdulillah juga mendapat support penuh dari mereka. Tidak hanya pembelajaran, atau keilmuan, tapi support itu juga berupa anggaran," ujarnya, Senin (24/07/2023).

Rencananya rumah terapi ini akan dikembangkan menjadi pusat pelayanan terpadu untuk anak berkebutuhan khusus. Layanan ini juga sesuai dengan harapan masyarakat. Layanan tersebut dapat dikembangkan di setiap desa sehingga mudah diakses oleh masyarakat.

Baca Juga: IWAPI Surabaya Rangkul Anak Disabilitas Lewat Keranjang Lebaran 2026

"Kita tahu bahwa geografis Kabupaten Trenggalek ini agak sedikit susah untuk diakses oleh teman-teman berkebutuhan khusus untuk masyarakat yang datang ke sini mungkin butuh penginapan, nanti akan kami siapkan pilihan untuk dijadikan rumah singgah bagi masyarakat yang mungkin jauh untuk bisa singgah melatih anaknya seminggu 2 kali," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.