Senin, 15 Jun 2026 05:11 WIB

Lagi, Beredar Kuitansi Seragam Sekolah Mahal di Tulungagung

Kuitansi seragam mahal dikeluhkan orang tua siswa di Tulungagung.
Kuitansi seragam mahal dikeluhkan orang tua siswa di Tulungagung.

jatimnow.com - Polemik seragam sekolah mahal di Tulungagung masih terus berlanjut. Sebuah foto kuitansi pembelian seragam di SMAN 1 Karangrejo kini viral di media sosial.

Dalam kuitansi tersebut, orang tua murid membayar uang seragam sebesar Rp2.525.000. Mereka mendapatkan 1 setel seragam abu-abu putih, 1 setel seragam khas, 1 setel seragam batik, 1 setel seragam olahraga, atribut sekolah dan jilbab. Mahalnya biaya seragam ini mendapat sorotan dari warganet.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Salah seorang sumber mengatakan, harga seragam untuk tingkat SMAN dan SMKN di seluruh Jawa Timur relatif sama. Hal ini dikarenakan mereka mendapatkan kiriman kain dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Pihak sekolah, lanjut sumber, diminta menjualkan kain tersebut kepada siswa baru. Harganya juga sudah ditentukan sehingga sekolah hanya menjualkan saja.

"Bentuknya masih gelondongan, kita yang memotong kain sesuai kebutuhan siswa," ujarnya, Senin (24/7/2023).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Menurut sumber, hal ini sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu. Setiap tahun ajaran baru dinas terkait mengirimkan kain ke semua sekolah. Mereka juga mematok harga. Pihak sekolah hanya bisa menaikkan harga untuk keperluan pemotongan kain. Terdapat beberapa sekolah yang memasukkan biaya jahit seragam dalam paket pembelian.

"Setiap sekolah berbeda, ada yang kain saja ada juga yang sudah jadi seragam, kalau harganya lebih mahal biasanya sudah dalam bentuk seragam," tuturnya.

Hal senada juga diungkap sumber lain yang pernah menjadi komite sekolah. Menurutnya praktik ini selalu terjadi setiap tahun ajaran baru. Pihak sekolah tidak berani menolak kiriman kain dari dinas terkait karena juga ingin mengamankan posisinya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Mereka takut jika tidak menurut, posisinya sebagai kepala sekolah bisa diganti.

"Kepala sekolah yang akhirnya repot, mereka tidak mau menanggung risiko," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.