Jumat, 19 Jun 2026 05:24 WIB

Wanita Gendong Bayi Jadi Korban Begal Payudara di Ponorogo, Hati-hati Lur!

Percakapan admin ponorogo.update dengan korban. (Foto: tangkapan layar admin Instagram ponorogo.update)
Percakapan admin ponorogo.update dengan korban. (Foto: tangkapan layar admin Instagram ponorogo.update)

jatimnow.com - Perempuan di Ponorogo diharap lebih berhati-hati. Begal payudara di Kabupaten Ponorogo bergentayangan.

Kali ini korban begal payudara adalah ibu-ibu menggendong bayi. Kasus begal payudara ini terungkap dari percakapan korban dengan admin Instagram @ponorogo.update.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Berikut isi percakapannya

“Min aku korban begal payudara sanding omahku, jam 16.30 wib, ciri-ciri pakai hodie hitam kerukupan maskeran sarungan, motor e gak enek plat e, lokasi kulon omahku. Jalan etan kud sambit arah bangsalan. Gek posisi aku gonceng anak ku cilik lo ng ngrep kro gendong anak ku bayi,” tulis korban.

(“Min saya menjadi korban begal payudara di sebelah rumah saya pukul 16.30 WIB. Ciri-cirinya menggunakan hidup hitam, menggunakan masker, sarungan, motor tidak menggunakan plat nomor. Lokasi barat rumah saya. Jalan timur KUD Sambit arah Desa Bangsalan. Posisi saya menggoncang anak kecil. Di depan sama menggendong anak saya yang masih bayi,”)

Korban begal payudara bernama NH memgaku benar bahwa dia mengalami kejadian asusila itu. Saat itu dia membawa dua anaknya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Posisinya saya bawa anak dua. Satu berusia 3 tahun, satu masih bayi berusia 6 bulan,” ujar korban begal payudara, NH kepada jatimnow.com, Jumat (21/7/2023).

Wanita muda berusia 27 tahun itu tidak menyangka kejadian asusila itu menimpanya. Dia berkisah, waktu kejadian dia ingin pulang.

Datang dari arah utara atau Desa Bangsalan, Kecamatan Sambit menuju selatan atau Desa Tamansari, Kecamatan Sambit. Dia sendiri tidak sadar jika diincar

Baca Juga: Pelaku Begal Payudara di Kota Blitar Ditangkap Warga

“Saat mau belok ke arah timur, pelaku ikut belok dan melakukan perbuatan asusila itu,” kata NH.

Dia mengaku bahwa kejadian ini merupakan menimpanya pertama kali. Dia menjelskan memang sudah biasa berpergian sendiri. Selama ini kondisinya aman, tidak ada orang usil.

“Sudah resmi saya laporkan ke Polsek Sambit. Sebelumnya saya memang WhatsApp adminnya Ponorogo update. Lalu share ke grup RT dan diteruskan ke Polsek. Semoga segera tertangkap,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.