Rabu, 17 Jun 2026 01:32 WIB

33 Pesepak Bola di Tulungagung Ikuti Seleksi Timnas U-17

Pesepakbola di Tulungagung saat ikuti seleksi Timnas U-17. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Pesepakbola di Tulungagung saat ikuti seleksi Timnas U-17. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 33 pesepak bola muda di Tulungagung mengikuti seleksi Timnas U-17 di Stadion Rejoagung. Seleksi ini digelar oleh Askab PSSI Tulungagung sesuai dengan intruksi pengurus PSSI pusat.

Mereka diminta menggelar seleksi untuk membantu pembentukan timnas yang diproyeksikan berlaga di Piala Dunia U-17.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Ketua Askab PSSI Tulungagung, Bahrudin mengatakan total 33 pemain yang mengikuti seleksi ini. Mereka berasal dari klub binaan Askab PSSI. Sebanyak 3 pemain akan diambil dari seleksi ini untuk dikirim ke tingkat Pengprov Jawa Timur. Jika lolos pemain tersebut dikirm guna mengikuti seleksi di tingkat nasional.

"Sesuai permintaan setiap Askab diminta mengirim 3 pemain untuk mengikuti seleksi di tingkat provinsi," ujarnya, Jumat (21/7/2023).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Terdapat sejumlah kriteria yang harus dipenuhi oleh peserta seleksi ini. Selain berusia maksimal 17 tahun, mereka juga diharuskan memiliki tinggi badan minimal 1,7 meter. Melihat kemampuan peserta seleksi ini, Bahrudin optimistis ada beberapa pemain yang layak untuk masuk ke dalam Timnas U-17.

"Secara kemampuan ada beberapa pemain yang bagus dan layak masuk ke Timnas U-17," tuturnya.

Sementara itu, tim seleksi Askab PSSI Tulungagung, Wahyudi menerangkan dalam seleksi ini juga dilakukan tes VO2 Max. Tes ini dilakukan untuk mengetahui tingkat volume oksigen maksimal dalam tubuh pemain. Selain itu pemain juga mengikuti games yang digelar untuk mengetahui kemampuan dan skill.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Secara permainan dan skill juga harus memenuhi syarat," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.