Senin, 15 Jun 2026 01:31 WIB

Korban Keracunan Es Campur di Sampang, juga Makan Rujak

Korban meninggal diduga akibat keracunan makanan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com).
Korban meninggal diduga akibat keracunan makanan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com).

 

jatimnow.com - Kasus dugaan keracunan makanan di Kabupaten Sampang ditelusuri penegak hukum. Terungkap, selain minum es campur, korban meninggal juga sempat memakan rujak bersama istrinya.

Baca Juga: Satu Menu Janggal Penyebab 200 Siswa di Surabaya Keracunan MBG

Sebelumnya, korban meninggal atas nama Syaifuddin (37) warga Dusun Dang Lanjang, Desa Banjar, Kecamatan Kedungdung, membeli es campur dan rujak. Saat itu, seusai menonton sepak bola di Kecamatan Tambelangan.

Kapolsek Tambelangan Iptu Warnoto, dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Bripka Nasrun Wijaya membenarkan adanya laporan satu keluarga yang diduga keracunan minuman.

Dia mengungkapkan, korban meninggal di Puskesmas Tambelangan. Sebab, rumah korban lebih dekat ke Puskesmas Tambelangan.

“Satu orang meninggal dunia, satu orang lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit. Korban meninggal sudah dimakamkan,” ujar Nasrun, Kamis (13/07/2023).

Baca Juga: 200 Siswa Keracunan MBG di Surabaya, Armuji Minta SPPG Ditutup

Menurutnya, dari hasil keterangan beberapa saksi, korban juga sempat memakan rujak. Setelah itu keduanya merasa pusing dan mual. Korban Syaifuddin langsung tidak sadarkan diri. Sementara istrinya tetap dalam kondisi sadar.

Ditegaskan, polisi langsung menindaklanjuti laporan. Polisi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Namun, polisi tidak melakukan tindak lanjut dugaan keracunan terhadap korban.

Sebab, hasil kesepakatan bersama, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Baca Juga: 200 Siswa Surabaya Keracunan Menu MBG

“Keluarga korban tidak akan melakukan penuntutan terhadap pihak manapun, " katanya.

Adanya peristiwa itu, Polsek Tambelangan mengimbau agar masyarakat lebih hati-hati saat akan mengkonsumsi makanan dan minuman.

Selain itu, pihaknya juga meminta warga juga harus mengetahui ciri-ciri makanan dan minuman yang layak konsumsi, ataupun sudah kadaluarsa agar tidak mengganggu kesehatan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.