Kamis, 18 Jun 2026 08:59 WIB

Menyusuri Tanjakan Ijen Geopark, Magnet Baru Pendakian Turis di Jawa Timur

Trek menanjak yang tak terlalu panjang ini juga nampaknya cukup diminati oleh turis mancanegara.(Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Trek menanjak yang tak terlalu panjang ini juga nampaknya cukup diminati oleh turis mancanegara.(Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pendakian ke Kawah Ijen Banyuwangi ini menjadi magnet baru bagi traveler, pendaki lokal, hingga turis mancanegara.

Spot wisata yang berlokasi di Banyuwangi dan berbatasan dengan Bondowoso ini memiliki trek yang pendek. Pengelola menyebut jika rute ini hanya sekitar tiga kilometer.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Sebelum memasuki trek penanjankan, pengunjung wajib membeli tiket di pintu masuk. Medan jalan yang didominasi batu kerikil dan pasir semakin membuat rasa aman bagi pendaki, karena tidak khawatir dengan tanah yang basah.

Bahkan bagi pendaki yang tak kuat melakukan penanjakan, warga sekitar Kawah Ijen menyediakan "Taxy Ijen" sebuah gerobak dorong bertenaga manusia. Sehingga wisatawan tetap bisa menikmati panorama Kawah Ijen tanpa harus berjalan.

Wisatawan dapat memanfaatkan "Taxy Ijen" ini dengan harga antara Rp800 ribu - Rp1 juta pulang pergi. Atau antara Rp500 ribu - Rp750 ribu saat naik, dan antara Rp 200 ribu - 300 ribu ketika turun.

Keindahan pemandangan, kekayaan flora dan fauna, ditambah dengan tanjakan rute menuju puncak, menjadikan wisata tersebut menjadi lebih menantang.

Ya, meskipun tidak panjang, trek pendakian Kawah Ijen didominasi dengan tanjakan. Siapkan dengkulnya (lututnya) ya maszeh!

Tanjakan tersebut bahkan diakui oleh salah satu wisatawan asal Jakarta, Amel. Ia mengakui, trek Kawah Ijen cukup menguras tenaga.

"Nggak ekspek sih sebenarnya, saya kira seperti tempat wisata yang nggak terlalu tinggi, makanya ini tetep pakai dres temen saya pakai rok," ucap Amel, saat ditemui di pos 3 penanjakan saat istirahat, Sabtu (8/7/2023).

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

Ia juga menambahkan, ketertarikannya berkunjung ke kawasan taman dunia ini sebagaimana pengumuman UNESCO yang menetapkan kawasan tersebut sebagai satu-satunya lokasi menyalanya api biru.

"Sengaja dari Jakarta kesini, awalnya ingin ke Bali, tapi lihat cuaca penyeberangan kapalnya jadi kesini. Sekalian pingin tahu blue fire," kata Amel.

Trek menanjak yang tak terlalu panjang ini juga nampaknya cukup diminati oleh turis mancanegara. Bahkan, banyak dari mereka yang mengabadikannya dalam foto.

Salah satunya Alene, salah satu turis asal Belanda yang memilih Kawah Ijen sebagai rute berliburnya. Ia mengaku penyuka tantangan, Kawah Ijen jadi pilihannya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Sangat simpel, saya penyuka olahraga dan penyuka alam," kata Alene.

Ia juga menambahkan, jika kunjungannya kali ini adalah yang kedua kali. Dan selalu terpuaskan dengan panorama alam hijaunya kawah karena kandungan asam yang tinggi tersebut.

Hal yang sama juga diungkapkan salah satu wisatawan asal Filipina Dolores. Ia mengakui kunjungan pertamanya kali ini adalah untuk mengeksplor aneka ragam flora di sana.

"Kepo sama tanaman-tanaman dan hutan disini. Makanya sampai bawa drone dia," kata Hadi, tourgaet Dolores.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.