Kamis, 18 Jun 2026 14:40 WIB

ABK Kapal Karam Bertahan di Pelabuhan Popoh Tulungagung, Coba Lakukan Perbaikan

Para ABK di Pelabuhan Popoh. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Para ABK di Pelabuhan Popoh. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Para Anak Buah Kapal (ABK) KM Jaya Utama 12 yang karam di Pantai Neyama, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung kini masih berada di kantor Pelabuhan Popoh.

Mereka tidak pulang ke daerah asal dan memilih bertahan di dekat lokasi. Nantinya mereka akan mencoba memperbaiki kapal tersebut agar bisa digunakan kembali.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kapten KM Jaya Utama 12, Wong Agu menuturkan kapal tersebut sebenarnya sedang bersandar di Teluk Popoh. Sebelumnya mereka membongkar muatan ikan di pelabuhan.

Setelah itu kapal hendak kembali melaut namun karena kondisi gelombang tinggi mereka akhirnya memilih bersandar. Cuaca buruk tersebut menyebabkan tali jangkar putus sehingga kapal terseret ke daratan dan karam.

"Posisi kapal sedang bersandar namun karena jangkar putus kapal karam," ujarnya, Sabtu (8/7/2023).

Kapal masih karam. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com) Kapal masih karam. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Satu ABK meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Korban bernama Andi Pratama, warga Kabupaten Bogor sempat tenggelam saat proses evakuasi berlangsung.

Wong Agu sempat memperingatkan korban agar tidak terlalu banyak membawa barang pribadi waktu evakuasi. Namun korban nekat membawa banyak barang. Korba sempat dilarikan ke Puskesmas setempat. Namun nyawanya tidak tertolong.

"Korban baru bekerja sebulan di kapal ini," tuturya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Untuk sementara, ABK ini akan bertahan hidup di Kantor Pelabuhan Popoh. Nantinya jika kondisi cuaca sudah memungkinkan mereka mencoba untuk memperbaiki kapal yang karam ini. Beberapa barang pribadi milik ABK juga masih berada di dalam kapal.

"Airnya kita kuras dulu dan kita lihat apa masih bisa diperbaiki atau tidak," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.