Kamis, 11 Jun 2026 07:54 WIB

Bupati Mas Ipin Minta Ada Identifikasi Durian Trenggalek

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat melihat kontes durian. (Foto: Prokopim Trenggalek)
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat melihat kontes durian. (Foto: Prokopim Trenggalek)

jatimnow.com - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mendukung kontes durian yang digelar di Desa Karang Anom, Kecamatan Durenan. Kontes durian ini digelar untuk mencari durian lokal unggul. Selain itu kontes juga digelar guna keperluan identifikasi durian yang menjadi ciri khas Trenggalek.

Bupati yang biasa dipanggil Mas Ipin ini mengatakan, tujuan identifikasi ini tentunya untuk memudahkan masyarakat mengenali jenis durian yang akan dibeli atau dimakan, sehingga tidak dibuat kecewa oleh ulah pedagang-pedagang nakal.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Durian Trenggalek ini sudah dikenal. Apalagi kita juga punya desa wisata yang membranding durian, yang namanya Duren Sari yang mana ada hutan duriannya," ujarnya, Senin (26/06/2023).

Menurut Mas Ipin, durian itu bila usia pohonnya lebih dari 15 tahun semakin enak rasanya. Beberapa pohon durian di Trenggalek diketahui berusia ratusan tahun.

Durian yang menjadi juara di tingkat lokal hingga nasional, akan diundangkan ahli ukur geologi untuk mengetahui berapa umur pohonnya. Dinas Pertanian juga harus membantu yang membedakan durian satu dengan durian yang lain, biar bisa mudah mengidentifikasinya.

Baca Juga: Mulai Sore Ini Jalan Nasional Tulungagung – Trenggalek Ditutup Total

"Kita harus bisa mengidentifikasi mana-mana durian yang enak, jangan sampai pembelinya kecewa. Apalagi durian kita itu merupakan durian yang sudah diwariskan sejak zaman penjajahan Belanda," imbuhnya.

Mas Ipin juga menceritakan, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa ini suka dengan durian dari Lumajang yang namanya Durian Kembang.
Dinamakan Durian Kembang, karena ketika dibelah ada anak durian yang menyerupai kembang di tengah-tengahnya. Hal-hal seperti ini menjadikan orang mudah mengenali sehingga tidak mudah ketipu.

Baca Juga: Ambil Sumpah dan Janji 88 PNS Formasi 2024, Ini Pesan Wabup Trenggalek

"Hal-hal seperti ini harus disosialisasikan, karena orang akan mencari-cari durian apa yang menjadi unggulan suatu daerah," tuturnya.

"Harus ditemukan ciri ciri yang gampang yang bisa dikenali oleh masyarakat, sehingga mereka bisa membedakan ini jenis durian apa. Kita harus mencintai komoditas-komoditas lokal seperti ini. Kalau bukan kita siapa lagi, karena kita tentunya ekonomi itu bisa berputar dengan mencintai produk produk lokal sendiri," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.