Rabu, 22 Jul 2026 06:40 WIB

Ambil Sumpah dan Janji 88 PNS Formasi 2024, Ini Pesan Wabup Trenggalek

  • Penulis : Bramanta
  • | Rabu, 27 Mei 2026 08:10 WIB
Pelantikan PNS di lingkup Pemkab Trenggalek. (Foto: Prokopim Trenggalek for jatimnow.com)
Pelantikan PNS di lingkup Pemkab Trenggalek. (Foto: Prokopim Trenggalek for jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan PNS formasi tahun 2024 di Trenggalek mengikuti pengambilan sumpah dan janji. Prosesi ini dipimpin oleh Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Swlasa (26/5/2026). Dari total 88 PNS yang diambil sumpah dan janjinya, sebanyak 69 orang merupakan pengangkatan pertama dalam jabatan fungsional.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Syah Mohamad Natanegara menyampaikan ucapan selamat kepada para PNS yang dilantik. Ia menegaskan bahwa momentum tersebut menjadi kebanggaan sekaligus amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga: 449 Jemaah Haji Trenggalek Tiba di Kampung Halaman, 3 Wafat di Tanah Suci

“Saya ucapkan selamat kepada PNS yang dilantik. Momentum ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Mantan anggota DPRD Trenggalek itu menjelaskan, 69 ASN yang diangkat dalam jabatan fungsional berasal dari 19 jenis jabatan fungsional berbeda. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam memperkuat birokrasi profesional berbasis kompetensi. Syah menambahkan, jabatan fungsional merupakan kelompok jabatan yang menuntut keahlian dan keterampilan tertentu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, para ASN diminta terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kualitas diri.

Baca Juga: Ribuan Mitra MBG di Trenggalek Gelar Aksi Damai, Dukung Program Tetap Berlanjut

“Jabatan fungsional bukan hanya tentang jenjang karier, tetapi juga tentang kontribusi nyata dan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Syah menekankan pentingnya kemampuan ASN untuk bekerja cepat, adaptif, dan inovatif di tengah tantangan pembangunan dan keterbatasan anggaran daerah. Syah juga meminta para pejabat fungsional menjadi motor penggerak inovasi di perangkat daerah masing-masing melalui lahirnya ide, cara kerja, dan solusi baru yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

“Di tengah keterbatasan anggaran, ASN tidak boleh bekerja dengan pola lama. Keterbatasan anggaran bukan alasan menurunkan kualitas pelayanan. Justru ini harus menjadi pemicu untuk melahirkan inovasi dan kreativitas dalam bekerja,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.